4 Pelajaran dari Tes MotoGP Sepang 2026: Ancaman Ducati dan Keraguan Yamaha
Anindhya Danartikanya | 6 Februari 2026 16:55
Bola.net - Tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang sudah berakhir pada Kamis (5/2/2026) lalu. Ada pun beberapa pelajaran yang dipetik dari gelaran ini untuk melihat siapa yang akan berjaya di MotoGP 2026.
Dalam tes pramusim kali ini, kegiatan para rider dan timnya di lintasan memang tidak menjadi topik utama. Sebab, gelaran ini dibayang-bayangi oleh begitu banyak rumor kepindahan para pembalap yang kontraknya akan habis akhir musim nanti.
Namun, mengingat 2026 menjadi tahun terakhir dipakainya mesin berkapasitas 1000cc dan musim terakhir Michelin menjadi suplier ban MotoGP, maka performa semua pembalap di atas motor juga cukup menarik untuk diamati.
Nah, apa saja sih hal-hal yang menonjol dari tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang ini? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Ducati Masih Jadi Momok Menakutkan

Mengingat catatan waktu lap tunggal tak bisa menjadi acuan untuk menilai performa asli tiap motor dan tiap pembalap, maka ritme dalam simulasi balap bisa menjadi variabel yang lebih tepat untuk dipakai.
Para rider pun diketahui menjalani simulasi Sprint berdurasi 10-11 lap pada hari ketiga, dan Ducati masih menguasai tiga besar. Alex Marquez, selain mencatatkan waktu tercepat dalam lap tunggal, juga memiliki rata-rata catatan waktu yang terbaik dalam simulasinya.
Alex mencatatkan waktu 1'58,028 detik, diikuti Pecco Bagnaia dan Marc Marquez, yang masing-masing hanya tertinggal 0,139 dan 0,261 detik. Sebagai catatan, lap balapan terbaik di Sepang juga dipegang oleh Alex, dengan 1'58.873, yang ia bubuhkan pada 2025.
Marc Marquez Memilih Merendah

Dalam daftar catatan lap tunggal, alias time attack, Marc Marquez mengakhiri hari ketiga tes di posisi keempat. Sementara dalam daftar rata-rata catatan waktu simulasi Sprint, ia menduduki posisi ketiga. Namun, sang juara dunia bertahan memilih merendah soal hasil tesnya ini dan menanti tes selanjutnya di Buriram, Thailand.
"Simulasi Sprint yang bagus, dan seperti yang sudah kami prediksi, tidak terlalu cepat. Namun, kami mengakhiri tes ini dengan cara yang baik, dan saya berkendara dengan cara yang baik. Bisa kita bilang ini hari yang sungguh sibuk, tetapi kami melakukan semua yang sudah direncanakan," ujarnya via Crash.net.
"Setup yang bikin saya merasa lebih baik dalam tiga hari ini adalah yang saya pakai menjalani Sprint. Namun, saya masih harus memahami lebih jauh di (tes) Thailand, terutama dari sisi aerodinamika. DI sini hanya 'filter' pertama, dan di tes Thailand nanti kami hanya punya dua hari. Kami akan punya beberapa hal yang meragukan, tapi akan tampil baik."
Toprak Razgatlioglu Merasa Kesulitan

Tiga kali juara WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, mengakhiri tes di posisi 19 dalam daftar kombinasi catatan waktu dengan margin hampir 2 detik dari pembalap tercepat Alex Marquez. Rider Pramac-Yamaha ini masih berusaha mencocokkan gaya balapnya dan karakter M1 V4, tetapi sejauh ini masih terbukti sulit.
"Tak mudah melihat saya di posisi yang begitu rendah di daftar catatan, terutama setelah masa-masa di Superbike. Saya mengikuti Alex dan melihatnya berkendara dengan sangat mulus, tapi saya tak bisa melakukannya. Saya mungkin akan kesulitan di lima balapan pertama," ujarnya kepada Motorsport Espana.
"Saya butuh bantuan saat berbelok. Saya berkendara seperti biasa, tetapi waktunya tidak tepat, dan itu jelas membuat motivasi saya turun. Dengan motor ini, Anda tidak bisa berbelok sambil membuka gas. Anda harus mengendarainya seperti Moto2. Itulah yang Jack (Miller), tapi mudah diucapkan dan tidak mudah dilakukan.”
Keraguan Soal Performa V4 Milik Yamaha

Mesin V4 milik Yamaha masih cukup diragukan jelang MotoGP 2026. Seperti yang diketahui, musim ini, Yamaha pertama kalinya menurunkan mesin V4 usai menggunakan mesin inline 4 sejak MotoGP digelar pertama kali pada 2002. Namun, pada hari pertama, Fabio Quartararo jatuh dan cedera tangan.
Pada hari kedua, Yamaha menarik semua YZR-M1 V4 dari lintasan atas alasan keselamatan usai investigasi pada motor Quartararo, yang diduga mengalami kendala teknis yang menyebabkan kecelakaannya. Akibat keputusan ini, Yamaha diduga akan mundur dari rangkaian Tes Sepang.
Pada hari ketiga alias hari terakhir, mereka ternyata memutuskan kembali mengaspal untuk melanjutkan pengembangan motor M1 V4. Meski begitu, mengingat ini musim perdana Yamaha menurunkan mesin V4, masih terdapat keraguan yang cukup besar mengenai performa dan ketahanannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 09:15
-
Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 08:45
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
-
Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 05:09
LATEST UPDATE
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
-
Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
Lain Lain 14 Agustus 2026, 15:04
-
Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




