7 Legenda MotoGP Heran Valentino Rossi Masih Termotivasi
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2019 15:15
Bola.net - Lewat situs resmi mereka, MotoGP baru-baru ini merilis wawancara bersama tujuh 'MotoGP Legend' yang dimintai pendapat mengenai Valentino Rossi, yang masih belum menunjukkan tanda-tanda ingin gantung helm.
Tahun 2020 akan menandai 25 musim sudah Rossi berkiprah di ajang Grand Prix, dan merupakan musim ke 20 The Doctor berkompetisi di kelas tertinggi. Meski begitu, rider berusia 40 tahun tersebut mengaku masih bersenang-senang mengendarai YZR-M1.
Kevin Schwantz, Wayne Rainey, Kenny Roberts sr, Freddie Spencer, Mick Doohan, Loris Capirossi, dan Giacomo Agostini, diketahui pensiun dari ajang Grand Prix ketika usia mereka belum menginjak 40 tahun, dan mereka pun heran melihat Rossi masih kompetitif.
Berikut pendapat mereka mengenai sang sembilan kali juara dunia tersebut.
Kevin Schwantz
"Ia paham benar soal apa yang harus ia katakan dalam jumpa pers dan media day. Marc memang tampil sangat baik, tapi jika ada satu rider yang selalu mendorong para rider untuk makin ngotot, ia adalah Valentino."
Wayne Rainey
"Valentino sungguh menakjubkan, masih punya motivasi dan hasrat setiap hari untuk memikirkan soal mengendarai motor dan berkompetisi melawan para rider terbaik dunia. Vale selalu bugar, dan saya rasa ini adalah kunci penting. Jika Anda tetap sehat, Anda bisa tetap kompetitif, setidaknya pada hari Minggu, dan motor Anda juga bisa mengalami evolusi demi mendukung Anda untuk tetap termotivasi. Jika ia bisa meraih hasil baik, mengapa tidak balapan beberapa tahun lagi?"
Kenny Roberts sr
"Menakjubkan. Sungguh menakjubkan. Saya sungguh tak tahu bagaimana bisa ia melakukannya. Ia masih balapan dalam usia 40 tahun, sementara saya terakhir balapan dalam usia 35 tahun. Saya masih bisa menang, tapi soal motivasi untuk menang, saya sudah tak memimpikannya lagi."
Freddie Spencer
"Sungguh menakjubkan, dan saya sangat menghormati Valentino. Saya rasa ini semua karena ia mencintai apa yang ia lakukan. Contoh sempurna adalah latihannya di arena dirt track. Ia berkendara dengan para rider muda di Ranch dan berusaha tetap aktif. Ini bukti bahwa jika Anda berusaha tetap fit, punya mentalitas yang tepat, dan bebas cedera, maka Anda bisa kompetitif. Valentino sangat beruntung soal ini."
Loris Capirossi
"Berkali-kali saya bertanya padanya, 'Dari mana kau dapatkan adrenalin untuk tampil seperti itu?' dan ia bilang 'Itu karena aku masih sangat menikmatinya'. Melihat rider berusia 40 tahun seperti dia, yang masih balapan seperti anak muda, jelas ini bukti bahwa talentanya memang luar biasa. Jadi, ia masih menikmati apa yang ia lakukan."
Mick Doohan
"Usia 40 tahun saya rasa bukan masalah. Semua rider mulai naik motor sejak usia dini, dan hal-hal macam ini akan terus ada di pikirannya. Saya sendiri sudah pensiun sejak 20 tahun lalu, jadi Vale juga sudah turun di MotoGP selama 20 tahun. Itu periode yang sangat lama, padahal saya sendiri hanya 10 tahun turun di Grand Prix dan bagi saya sangat sulit mencari motivasi untuk tetap bertarung."
Giacomo Agostini
"Ia selalu mencoba tampil maksimal di setiap balapan, dan saya rasa penting bagi Valentino untuk bekerja dengan para rider muda. Para rider muda kadang punya sesuatu yang lebih, tapi Valentino punya banyak pengalaman dan ia tahu, mengalahkan para rider muda tidaklah mudah, karena orang yang berusia 40 tahun, biasanya punya jalan pikiran yang berbeda dengan para rider yang lebih muda. Beberapa tahun lalu, Vale juga berpikir berbeda. Saya rasa ini normal. Beginilah hidup."
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








