Adik Valentino Rossi Sebut Tikungan 6 dan 7 Mandalika Terbaik di Dunia, Tapi...
Anindhya Danartikanya | 20 Februari 2022 19:50
Bola.net - Adik Valentino Rossi sekaligus rider Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini, menyatakan bahwa Sirkuit Mandalika merupakan salah satu trek terbaik di kalender MotoGP. Ia bahkan menyebut Tikungan 6 dan 7 sebagai dua tikungan terbaik di dunia. Namun, seperti rider lain, ia mengkritik kualitas aspal sirkuit yang ada di Lombok Tengah tersebut.
Seperti yang diketahui, dalam uji coba pramusim pada 11-13 Februari lalu, para pembalap mengeluhkan lintasan Sirkuit Mandalika yang kotor, begitu juga dengan aspalnya yang mudah terkelupas sehingga menciptakan kerikil. Tak sedikit rider yang mengaku mendapat 'serangan' kerikil pada helm, motor, dan tubuh.
Pada 15 Februari, ITDC pun mencapai kesepakatan dengan FIM dan Dorna Sports untuk melakukan pengaspalan ulang di sektor sebelum Tikungan 17 sampai Tikungan 5 dengan standar yang sudah ditentukan. Pengerjaan ini pun wajib selesai sepekan sebelum balapan digelar di Mandalika pada 18-20 Maret mendatang.
Trek Kotor, Garis Bersih Hanya Satu dan Sempit
"Saya rasa trek itu salah satu yang terbaik dalam kalender balap, hanya saja harus bersih. Di luar kendala kebersihan, trek ini sangat menyenangkan. Tikungan 6 dan 7 adalah tikungan-tikungan terbaik di dunia. Sungguh tempat yang fantastis. Saya sangat menikmati momen-momen itu di tiap lap," tutur 'Maro' via Crash.net, Sabtu (18/2/2022).
Trek yang sangat kotor pun membuat para rider hanya punya satu pilihan garis balap yang bersih, dan ini mempersulit mereka untuk menyalip rival. Jika nekat menyalip, maka para rider terpaksa mengambil garis balap di area trek yang kotor, dan hal ini membuat motor mereka berpotensi tergelincir serta menciptakan kecelakaan.
"Masalahnya, garis balap yang bersih terlalu sempit. Kalau langsung balapan di sana, bakal sulit. Anda hanya bisa membuntuti rider yang ada di depan dan berharap mereka melakukan kesalahan. Jika Anda mencoba menyalip, kemudian melaju di bagian yang kotor, mustahil untuk mengerem motor. Ini jelas berbahaya," kisah Marini.
Alami Sendiri Konsekuensi Berkendara di Trek Kotor

Runner up Moto2 2020 ini juga merasakan sendiri bagaimana sulitnya berkendara di Mandalika ketika hanya ada satu garis balap yang ideal. Saat menjalani simulasi balap, ia sempat melaju di belakang sang tandem, Marco Bezzecchi. Saat itulah ia mengalami dilema. Jika tak segera menyalip, bannya jadi panas dan downforce berkurang.
Namun, jika nekat menyalip, maka ia terpaksa harus melaju di bagian yang kotor dan menghadapi risiko tergelincir. "Saya menjalani simulasi balap dengan ban belakang medium. Saya memulainya di belakang Bez dan rasanya sulit dengan suhu panas jika Anda berada di slipstream," ungkap rider berjuluk Marinovich ini.
"Saya sangat mencemaskan ban saya, dan mencoba segera menyalipnya karena saya kepanasan di belakangnya. Ban depan saya rasanya seperti lava, dan di tiap tikungan ban saya selip. Dengan slipstream, downforce juga berkurang, dan ini bikin sulit mengerem," pungkas Marini.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Sirkuit Mandalika Tekad Percepat Pengaspalan Ulang demi Fokus Sambut MotoGP
'Kalau Honda Tak Kompetitif, Nggak Ada Gunanya Terus-terusan Ikut MotoGP'
Langsung Gaspol di Moto2, Pedro Acosta Merendah Soal Kans Juara
Bidik 7 Gelar WorldSBK, Jonathan Rea Belum Bisa 'Terawang' Kapan Pensiun
Toprak Razgatlioglu Sibuk Urusan MotoGP, Jonathan Rea Tekad Colong Gelar WorldSBK 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


