Agresi Marquez Bikin Lorenzo Ingat Perilaku Masa Lalu
Anindhya Danartikanya | 16 April 2018 13:30
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo meyakini bahwa gaya balap agresif Marc Marquez hanya bisa dihentikan bila rider Repsol Honda itu dijatuhi hukuman yang jauh lebih berat. Hal ini disampaikan Lorenzo dalam acara bincang-bincang 'El Hormiguero' dalam rangka mempromosikan buku barunya, 'Lo que aprendí hasta los 30'.
Opini ini disampaikan Por Fuera menyusul insiden senggolan kontroversial antara Marquez dan Valentino Rossi di Argentina sepekan lalu, di mana Rossi terjatuh dan Marquez dihukum mundur 30 detik. Lorenzo, yang pernah melakukan aksi serupa, yakin ini hukuman yang terlalu lembek.
Rider Spanyol ini pun mengaku teringat pada peristiwa Motegi, Jepang pada 2005, yakni tahun perdananya di kelas GP250, di mana ia bertarung dengan Dani Pedrosa dan Alex de Angelis. Dalam kesempatan menyalip, Lorenzo justru membuat de Angelis terjatuh. Usai gagal finis, Lorenzo pun dijatuhi larangan membalap satu seri, yakni di Sepang, Malaysia.
Hal macam ini (insiden Marquez vs Rossi) bisa dihindari bila ada hukuman yang lebih berat. Pada tahun pertama saya di GP250, yakni pada 2005, saya juga rider 'kamikaze'. Saya sangat agresif dan saat melihat ada ruang terbuka, saya selalu ingin masuk, ujar Lorenzo seperti yang dilansir Motorsport Total.
Saat itu saya memperebutkan posisi kedua dengan Dani dan Alex. Saya ingin finis kedua, apa pun yang terjadi. Saya menyenggol Dani di salah satu tikungan, di tikungan berikutnya saya mencoba menyalip keduanya, dan akhirnya Alex terjatuh karena saya, lanjutnya.
Lima kali juara dunia ini pun mengaku bahwa peristiwa dan hukuman itu membuatnya merasa harus mengubah gaya berkendara dan metode balapnya demi merebut hasil baik. Sejak itu pula, Lorenzo dikenal sebagai rider dengan gaya balap yang smooth.
Marc merupakan rider hebat, telah meraih empat gelar dunia di lima tahun terakhir, dan jelas tak ada pembalap yang mau mengakhiri balapan seperti itu. Sama halnya seperti pesepakbola yang dapat kartu merah, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026 Lewat Laga Final yang Singkat
Bulu Tangkis 25 Januari 2026, 17:16
-
Live Streaming Juventus vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 Januari 2026, 17:00
-
5 Hal yang Perlu Dilakukan Michael Carrick agar MU Menang di Kandang Arsenal
Liga Inggris 25 Januari 2026, 16:49
-
Nonton Live Streaming Persib vs PSBS Biak di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 25 Januari 2026, 16:16
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 25 Januari 2026, 16:13
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24-27 Januari 2026
Liga Inggris 25 Januari 2026, 16:06
-
Link Nonton Streaming Arsenal vs Man Utd di SCTV dan Vidio Hari Ini
Liga Inggris 25 Januari 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






