Akankah Tech 3 KTM Berubah Jadi Tech 3 GASGAS di MotoGP 2023?
Anindhya Danartikanya | 13 Juni 2022 14:11
Bola.net - Keputusan Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir 2022 memang mengejutkan banyak pihak. Untuk sementara, Dorna Sports menepis kans bagi pabrikan atau tim baru untuk mengambil alih slot kosong mereka pada 2023. Namun, GASGAS sebagai pabrikan yang seinduk dengan KTM di Pierer Group, bisa jadi pemain anyar.
Bukan rahasia lagi bahwa CEO KTM, Stefan Pierer, ingin GASGAS suatu saat nanti berlaga di MotoGP. Keinginan ini bahkan sudah ia nyatakan pada Januari lalu, saat meresmikan kehadiran GASGAS di Moto2 bersama Aspar Team, empat bulan sebelum Suzuki mengambil keputusan final untuk mundur dari kelas para raja.
Sebagai catatan, GASGAS adalah pabrikan Spanyol yang diakuisisi KTM pada 2019. Mereka menjalani debut di Moto3 bersama Aspar Team pada 2021 dan kerja sama ini melebar ke Moto2. Mereka menaungi para rider yang tak main-main: Jake Dixon dan Albert Arenas di Moto2, serta Sergio Garcia dan Izan Guevara di Moto3.
Lewat Speedweek kala itu, Pierer menyatakan, jika GASGAS Aspar Team kompetitif di Moto2, KTM akan mempertimbangkan ide menurunkan tim ketiga di MotoGP bersama GASGAS. Menurutnya, hal ini berpotensi terwujud pada 2024, apalagi usai melihat Ducati menurunkan empat tim dan delapan rider tahun ini.
Masuknya GASGAS ke MotoGP Bisa Jadi Solusi Baik

"Kami membawa tim GASGAS ke Moto2 pada 2022. Namun, untuk masuk ke MotoGP bersama GASGAS, suatu hari nanti bisa jadi solusi yang baik. Jangan pernah katakan tidak. Apa yang terjadi dua tahun lagi tak bisa diprediksi dalam bisnis MotoGP. Ada banyak hal yang bisa dilakukan," ungkap Pierer, yang juga menaungi Husqvarna.
Pada pertengahan Mei lalu, beberapa waktu setelah Suzuki resmi mengumumkan keputusan hengkang, Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, dimintai keterangan soal kans GASGAS masuk ke MotoGP 2023 untuk menggantikan Suzuki. Namun, pria asal Jerman ini tak mau asal komentar dan yakin Suzuki bakal sulit digantikan.
"Dorna telah menyatakan bahwa satu konstruktor hanya boleh punya dua tempat yang bisa diberi status 'pabrikan'. Itu berarti, sebuah konstruktor harus menjalankan proses pengembangannya sendiri. Kami juga tak punya rencana untuk melebarluaskan kapasitas kami untuk tambahan pengembangan motor MotoGP," ujarnya.
"Saya tak mau meletakkan perusahaan kami di garda terdepan soal kans mengambil alih slot Suzuki. Dorna sedang melakukan negosiasi dengan pabrikan lain. Tapi kekosongan yang ditinggalkan Suzuki takkan mudah diisi. Pasalnya, sebuah konstruktor butuh 2-3 tahun untuk bersiap sebelum memungkinkan berkompetisi," lanjut Beirer.
Tergantung Izin Grand Prix Commission dan MSMA

Namun, Speedweek menyatakan, menurut kode regulasi FIM Artikel 2.4.1, Pierer Group bisa menurunkan satu tim lagi bernama GASGAS dengan KTM RC16 pakai 'warna' lain di MotoGP 2023. Syaratnya, motornya wajib bersifat prototipe, tak boleh merupakan superbike yang dimodifikasi, dan tak boleh diperjualbelikan di pasaran.
Jika Pierer Group menurunkan GASGAS dengan RC16, maka semua komponen dan struktur motor yang dipakai harus identik dengan KTM. Namun, hak konsesi takkan diberlakukan, karena motor yang dipakai GASGAS nantinya tetap diklasifikasikan sebagai KTM, yang notabene sudah kehilangan hak-hak konsesi pada akhir 2020 lalu.
Di lain sisi, mengingat Dorna tak berniat mencari tim baru sebagai pengganti Suzuki, maka MotoGP 2023 dipastikan hanya akan diikuti 11 tim. Jika GASGAS ingin berkompetisi, maka mereka harus mengambil alih slot tim yang sudah ada. Sebagai catatan, Tech 3 KTM Factory Racing saat ini terikat kontrak dengan Pierer Group sampai 2026.
Dengan begitu, ada kemungkinan Tech 3 berubah jadi tim GASGAS. Keputusan diperkirakan akan diambil pada masa liburan musim panas. Jika GASGAS diizinkan oleh Grand Prix Commission dan MSMA (Asosiasi Pabrikan) untuk turun di MotoGP 2023, pengumuman bisa jadi dirilis di Seri Austria 2022, yakni seri kandang Pierer Group dan KTM.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Charles Leclerc Gagal Finis di Baku, Max Verstappen: Wajar Kecewa, Saya Juga Pernah Kok
- Gagal Finis di Baku, Charles Leclerc: Saya Lebih dari Sekadar Frustrasi
- Cedera Punggung, Lewis Hamilton Sebut Baku Balapan Paling Menyakitkan
- Klasemen Sementara WorldSBK 2022 Usai Race 2 Seri Emilia Romagna di Misano
- Hasil Race 2 WorldSBK Emilia Romagna: Alvaro Bautista Menang Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









