Akhirnya Bela Tim Pabrikan Ducati, Petrucci Penasaran
Anindhya Danartikanya | 22 Januari 2019 13:05
Bola.net - - Rider baru Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci mengaku senang bukan kepalang saat akhirnya mendapat kesempatan membela tim pabrikan di MotoGP 2019. Dalam acara peluncuran dan presentasi tim di Neuchatel, Swiss akhir pekan lalu, ia pun mengaku tak sabar untuk memulai musim baru.
Petrucci sejatinya telah membela Ducati sejak 2015, yakni di bawah bendera Alma Pramac Racing. Sejak 2017, ia terus mendapatkan motor Desmosedici spek pabrikan dan sukses meraih lima podium dengan spek tersebut. Atas alasan ini, ia pun ditunjuk sebagai pengganti Jorge Lorenzo yang hijrah ke Repsol Honda.
"2019 musim perdana saya sebagai rider tim pabrikan, jadi saya sangat penasaran dan tak sabar untuk memulainya. Jelas pada periode ini selalu banyak tugas yang harus dikerjakan, tapi saya sangat bersenang-senang dan tak sabar untuk kembali berkendara. Saya telah mempersiapkan diri dengan baik dan senang dapat kesempatan ini," ujarnya via Speedweek.
Lebih Banyak Teknisi
Rider Italia ini memang hanya mendapatkan kontrak berdurasi satu tahun, namun ia sama sekali tak terbebani. Kontrak setahun atau dua tahun, baginya tak memiliki perbedaan besar: ia harus segera membuktikan diri dan meraih hasil baik. Optimisme Petrucci pun melambung, mengingat ia akan didukung langsung oleh para teknisi dan engineer andalan Ducati.
"Dari sudut pandang teknis, level kami jelas lebih tinggi. Tim pabrikan punya lebih banyak orang yang dipekerjakan untuk saya, yang bisa membantu saya. Saya rasa saya juga bisa membantu mereka mengembangkan motor kami," ungkap rider yang akrab disapa Petrux ini.
Senang Atmosfer Kerja Ducati
Selain didukung oleh orang-orang andalan Ducati, Petrucci juga diizinkan memboyong sang crew chief, Daniele Romagnoli dan sang teknisi data, Tomasso Pagano, yang sudah mendampinginya sejak membela Pramac.
"Saya merasa nyaman dengan orang-orang yang bekerja untuk saya. Sejatinya kami sudah bekerja sejak lama karena saya sudah lama pula menjadi rider Ducati. Tapi kini semuanya lebih menyenangkan, dan lebih merah!" pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













