KTM Ajo: Karakter dan Gaya Balap Mirip Jack Miller, Pedro Acosta Itu 'Old School'
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2022 13:37
Bola.net - Pemilik sekaligus Manajer Tim Red Bull KTM Ajo, Aki Ajo, meyakini bahwa Pedro Acosta punya karakter dan gaya balap yang sangat mirip dengan rider MotoGP, Jack Miller. Hal ini disampaikan Ajo kepada Speedweek, Minggu (2/1/2022), mengingat Miller merupakan pembalap yang juga pernah membela timnya di Moto3 2014.
Acosta menggemparkan paddock MotoGP sejak debutnya pada 2021. Yang paling mentereng adalah saat ia memenangi Seri Doha usai start dari pitlane. Ia bahkan merebut gelar dunia, jadi juara termuda kedua sepanjang sejarah dalam usia 17 tahun dan 166 hari, sehari lebih tua dari Loris Capirossi yang menjuarai GP125 1990.
Acosta juga langsung mencuri hati fans MotoGP karena humoris, blak-blakan, dan easy going. Ajo juga senang Acosta tak seperti kebanyakan anak muda masa kini. Pasalnya, rider Spanyol itu tak tertarik pada hal-hal glamor dan tak suka aktif di media sosial, mirip karakter Miller yang dikenal 'masa bodoh' pada hal-hal ini.
Tak Perlu 'Nampang' demi Pede

"Pedro menunjukkan hal spesial. Kepribadiannya hebat, sangat santai. Ia mengingatkan pada rider 'old school', gaya era 1980an atau bahkan lebih lama lagi. Generasi baru tertarik pada hal-hal yang tak terkait pekerjaan, seperti fashion dan media sosial. Pedro punya 'gaya lama' soal ini. Ia tak butuh hal-hal tak penting demi membangun kepercayaan diri," kisah Ajo.
Pria Finlandia ini juga menyebut El Tiburon de Mazarron punya gaya balap yang unik. Seperti Marc Marquez, Acosta disebut Ajo telah mempelopori gaya balap baru. Punya gaya balap yang agresif, Acotsa dinilai Ajo punya kekuatan besar pada pengereman dan memiliki cara menikung yang sangat cepat. Hal-hal inilah yang membantunya merebut gelar dunia.
"Saya harus menyebutkan gaya balapnya yang spesial. Para pembalap luar biasa selalu mencetuskan gaya balap baru di banyak kategori, termasuk road race. Yang bisa Anda lihat dari Pedro adalah, ia punya skill istimewa saat mengerem dan masuk tikungan. Ia sangat fokus pada pengereman agresif dan berbelok sangat cepat. Ia sangat kuat pada area ini," tutur Ajo.
Jack Miller Juga Dominan di Moto3 2014
Ajo mengaku gaya balap Acosta ini mengingatkannya pada Miller alih-alih Marc Marquez. Seperti yang diketahui, Miller membela KTM Ajo di Moto3 2014. Meski tak jadi juara, ia tampil lebih dominan daripada Alex Marquez, merebut 10 podium, termasuk 6 kemenangan. Pada akhir musim, The Thriller jadi runner up dan hanya tertinggal dua poin dari El Pistolas.
"Orang pertama yang ada di pikiran saya adalah Jack. Bahkan sebelum ia bergabung dengan tim kami pada 2014, Jack punya gaya balap yang mirip (dengan Acosta). Ketika ia berebut gelar bersama tim kami dan meraih enam kemenangan dalam semusim, semua orang bisa lihat Jack punya gaya balap tak biasa saat masuk tikungan," ujar Ajo.
Ajo bahkan mensinyalir bahwa dirinya telah melakukan perbandingan data performa antara Miller dan Acosta. "Meski sudah lewat hampir delapan tahun lalu, saya masih bisa melihat kemiripan antara Pedro dan Jack dalam corner entry dan sensasi mereka di atas motor. Jack juga bisa mengerem dan berbelok pada saat yang sama dengan Pedro," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
4 Duet Kakak-Adik Ramaikan MotoGP 2022, 3 di Antaranya Sekelas
Pecco Bagnaia Prediksi Enea Bastianini Makin 'Seram' di MotoGP 2022 Meski Pakai GP21
Valentino Rossi Ingin Pecco Bagnaia-Franco Morbidelli Rebutan Gelar MotoGP 2022
Debut di Reli Dakar Mulus, Danilo Petrucci Heran Tak Tersesat
Daftar 10 Pemenang Termuda dalam Sejarah Grand Prix, Pedro Acosta Ternyata Tak Termasuk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




