Alami Kecelakaan Perdana, Pol Espargaro Makin Pahami Gaya Balap Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 12 Maret 2021 13:25
Bola.net - Ketika Takaaki Nakagami, Alex Marquez, dan Stefan Bradl sudah berkali-kali mengalami kecelakaan, Pol Espargaro justru 'baru' terjatuh pada hari keempat uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Kamis (11/3/2021). Uniknya, pembalap anyar Repsol Honda ini tak merasa cemas, dan malah makin nyaman gaspol di atas RC213V.
Sebelum tiba di Losail, Espargaro menegaskan tekadnya mencari limit performa RCV, bahkan jika perlu sampai kecelakaan. Baginya, jika terjatuh, maka berarti ia telah menemukan limit performa motor yang selama ini dikenal hanya 'jinak' di tangan Marc Marquez itu. Uniknya, insiden yang ia alami bukanlah kecelakaan yang ia nanti-nantikan.
"Itu kecelakaan yang aneh. Itu bukan masalah Honda, mengingat kami memang main-main dengan ban-ban berbeda pada awal sesi. Pada akhir pengereman, anginnya sepoi dan pengereman kurang agresif. Jadi, saya sedikit memaksakan diri. Selain itu, saya pakai ban yang tak ideal untuk kondisi trek," ujar Polyccio via Crash.net.
Ganti Ban Usai Kecelakaan

Setelah kecelakaan, Espargaro pun kembali ke garasi. Bersama timnya, rider berusia 29 tahun ini memutuskan kembali memakai ban yang ia pakai sehari sebelumnya, yakni ban dengan komponen yang membuatnya lebih nyaman berkendara hingga ia juga bisa melaju lebih cepat.
"Saya pakai ban yang terpakai kemarin, komponennya berbeda, dan dengan ban ini catatan waktu saya lebih baik. Jadi, saya tak cemas, karena kecelakaan itu bukan yang saya tunggu. Saya mengira bakal kecelakaan saat time attack, saat saya memaksa kinerja ban depan. Sayangnya, tak terjadi dalam keadaan itu," lanjutnya.
Mulai Pahami Cara Marc Marquez Jinakkan Honda
Dengan ban lama itu, Espargaro jadi rider Honda tercepat pada hari keempat uji coba, bahkan sempat memimpin daftar catatan waktu pada tengah hari. Namun, saat rider lain mulai melakukan time attack menjelang akhir sesi, rider Spanyol ini turun ke posisi 10, tertinggal 0,859 detik dari Maverick Vinales (Yamaha) yang jadi rider tercepat.
Namun, Espargaro tetap puas, karena ia mulai paham cara Marquez menjinakkan RCV. "Saya mulai paham apa yang dibutuhkan untuk mencatat waktu yang baik. Anda harus ngotot mencari limit performa dan bahkan melampauinya. Ini alasan Marc sering nyaris kecelakaan (dalam latihan) dan berkendara pada limit dalam balapan," jelasnya.
"Motor dengan konfigurasi mesin macam ini, memang harus dipaksa (menuju limit), dan jujur saya malah suka. Berkat ini, saya nyaman berkendara. Ini juga yang menjelaskan mengapa kecelakaan-kecelakaan macam ini bisa terjadi dan mengapa para rider kadang sulit memahami ban depannya," tutup juara dunia Moto2 2013 ini.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Valentino Rossi Girang Temukan Kemajuan Signifikan pada Hari Keempat Uji Coba Qatar
- Seluruh Peserta MotoGP 2021 Dapat Vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Qatar
- Alex Marquez Patah Tulang Metatarsal Usai Jatuh di MotoGP Qatar
- Vinales Tercepat, 3 Yamaha Kuasai Hari Keempat Uji Coba MotoGP Qatar
- Jack Miller Pecahkan Rekor Marc Marquez pada Hari Ketiga Uji Coba MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





