Aleix Espargaro Cemaskan Jorge Martin di Aprilia Usai Lama Terbiasa Naik Ducati
Anindhya Danartikanya | 13 November 2024 13:04
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mencemaskan level performa sahabatnya, Jorge Martin, ketika menggantikan posisinya di MotoGP 2025. Menurutnya, perjuangan Martin di atas RS-GP bakal tak semudah yang ia lakukan bersama Ducati dan Prima Pramac Racing selama empat musim terakhir.
Martin diketahui akan meninggalkan Ducati dan Pramac pada 2025 demi membela Aprilia. Keputusan ini ia ambil setelah Ducati lebih memilih Marc Marquez di tim pabrikan. Martin akan menggantikan posisi Espargaro, yang memutuskan pensiun akhir musim ini dan menjadi test rider Honda musim depan.
Dua tahun terakhir, Martin jadi rival utama Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar, yang membuktikan bahwa ia merupakan pembalap top. Namun, kepada Motosprint, Minggu (10/11/2024), Espargaro mengaku mencemaskan sahabatnya di Aprilia, karena ada kemungkinan level performanya akan menurun.
Bikin Senang Tapi Juga Bikin Takut

Bersama Espargaro, Aprilia ikut memperebutkan gelar dunia pada 2022. Namun, dalam dua musim terakhir, mereka kembali kurang konsisten. Musim ini, pabrikan asal Noale, Italia, itu hanya memenangkan 3 Sprint dan 1 Grand Prix. Hasil kurang moncer ini membuat performa RS-GP jadi dipertanyakan.
"Ini (kedatangan Martin) bikin saya sangat senang, tapi juga bikin saya takut. Takkan mudah usai lama di Ducati, mengendarai motor pemenang, untuk datang ke Aprilia yang konsepnya benar-benar berbeda. Ini takkan mudah, tapi dia sahabat saya, dan meninggalkan motor saya untuknya rasanya seperti mimpi," ujar Espargaro.
Jagokan Jorge Martin Jadi Juara Dunia
Namun, sebelum penasaran menyaksikan aksi Martin di atas Aprilia, Espargaro berharap rider Spanyol berusia 26 tahun itu sukses merebut gelar dunia musim ini. Saat ini, Martin berada di puncak klasemen pembalap dengan 485 poin, unggul 24 poin atas Bagnaia. Espargaro pun optimistis Martin bisa jadi juara dunia.
"Jorge akan memenangkannya. Ia punya keuntungan yang baik. Ia telah membuktikan bahwa ia cepat, terutama di beberapa balapan terakhir. Perbedaan antara Pecco dan Jorge dibandingkan pembalap lainnya sungguh impresif, mengingatkan saya kepada duel-duel legendaris pada masa lalu. Mereka berdua layak jadi juara," tutupnya.
Sumber: Motosprint
Baca Juga:
- KTM Resmi Perpanjang Kontrak Dani Pedrosa sebagai Test Rider di MotoGP 2025
- Seperti Pedro Acosta: KTM Tekad Pagari David Alonso Agar Tak Direbut Pabrikan Lain di MotoGP
- Jorge Martin Tak Cemas Jadi Anak Tiri Ducati: Gigi Dall'Igna Janji Tetap Adil Meski Saya ke Aprilia
- Team Order Ducati demi Bantu Jorge Martin vs Pecco Bagnaia: Yang Penting Jangan Bertindak Bodoh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











