Aleix Espargaro: Juara atau Tidak, 2022 Sudah 100 Kali Lebih Baik dari Masa Lalu Saya
Anindhya Danartikanya | 14 September 2022 13:37
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, tak memungkiri bahwa dirinya sangat berhasrat memburu gelar dunia MotoGP 2022. Meski begitu, ia akan merasa legawa andai gagal meraihnya. Pasalnya, kiprahnya musim ini sudah cukup memuaskan, karena sudah 100 kali lipat lebih baik dari masa lalunya.
Sebagai juara CEV 125 2004, Espargaro memiliki jalan karier naik-turun di Grand Prix, yang mulai ia geluti pada 2005. Pada awal 2009, ia bahkan sempat vakum karena tak ada tim yang menaungi. Namun, kariernya diselamatkan Pramac Racing dan Ducati, yang memintanya balapan di MotoGP pada tengah musim.
Kariernya masih berliku, karena hanya membela tim-tim papan tengah. Namun, gebrakan Espargaro terjadi di MotoGP Aragon 2014, di mana ia finis kedua usai berduel dengan Cal Crutchlow sampai garis finis. Hasil itu menjadikannya pembalap utama Suzuki Ecstar pada 2015-2016, dan Aprilia Racing mulai 2017.
Musim 2022 Bagaikan Hadiah

Usai jatuh bangun dan kerap diremehkan banyak orang, Espargaro kini malah jadi salah satu kandidat juara dunia MotoGP. Mengantongi 5 podium dan 1 kemenangan, ia tengah duduk di peringkat 3 pada klasemen pembalap. Ia mengaku, andai tak bisa juara, ia akan tetap mensyukuri segala hal yang terjadi pada 2022.
"Saya tak punya beban dalam perebutan gelar. Maksud saya, musim ini bagai hadiah. Saya sudah 33 tahun, jadi apa pun yang akan datang bakal 100 kali lipat lebih baik dari apa yang saya dapat pada masa lalu. Jadi, saya hanya coba bersenang-senang sampai lap terakhir di Valencia," ujarnya via MotoGP.com, Jumat (9/9/2022).
Musim 2022 adalah musim keenam Espargaro membela Aprilia. Setelah melihat perjuangan kerasnya bersama tim asal Italia itu, masuk peringkat tiga besar pada akhir musim nanti sudah cukup membuat mereka puas. Apalagi, Espargaro sedang di puncak performa, dan Aprilia kini bekerja jauh lebih solid ketimbang sebelumnya.
Masih Ada Kans Juara pada 2023

"Saya hanya coba bertarung usai kesulitan selama 5-6 tahun terakhir bersama Aprilia. Jadi, tak peduli bakal jadi juara, runner up, atau duduk di peringkat ketiga, saya sangat menikmati cara saya berkendara di atas motor dan atmosfer kerja di garasi tim. Semua ini adalah imbalan dari kerja keras kami," ungkap Espargaro.
Kakak Pol Espargaro ini juga menyatakan, andaipun gagal jadi juara dunia musim ini, Aprilia masih punya kesempatan pada 2023. Ia yakin paket motor RS-GP bakal jauh lebih tangguh, terbukti dari performa Maverick Vinales yang terus naik musim ini. Apalagi, musim depan mereka akan punya tim satelit.
"Saya kini ada di level tinggi dan bersenang-senang. Entah juara atau tidak, saya yakin tahun depan kami akan punya kesempatan lagi. Saya tak tahu apa yang akan terjadi pada 2024, karena itu terlalu jauh, tetapi 2023 ada di depan mata. Jadi, saya rasa tahun depan juga bakal sangat menyenangkan bagi kami," tutupnya.
Statistik Prestasi Aleix Espargaro di Grand Prix

2005: GP125 - Seedorf RC3 Honda - Peringkat 16
2006: GP125 - Wurth Honda BQR Honda - Tidak Terklasifikasi
2006: GP250 - Wurth Honda BQR Honda - Peringkat 19
2007: GP250 - Blusens Aprilia - Peringkat 15
2008: GP250 - Lotus Aprilia - Peringkat 12
2009: GP250 - Balatonring Team Aprilia - Peringkat 20
2009: MotoGP - Pramac Racing Ducati - Peringkat 18
2010: MotoGP - Pramac Racing Ducati - Peringkat 14
2011: Moto2 - Pons HP40 Kalex - Peringkat 12
2012: MotoGP (CRT) - Power Electronics Aspar Aprilia - Peringkat 12 (juara kategori)
2013: MotoGP (CRT) - Power Electronics Aspar Aprilia - Peringkat 11 (juara kategori)
2014: MotoGP (Open) - NGM Forward Racing Yamaha - Peringkat 7 (juara kategori)
2015: MotoGP - Suzuki Ecstar - Peringkat 11
2016: MotoGP - Suzuki Ecstar - Peringkat 11
2017: MotoGP - Aprilia Racing Team Gresini - Peringkat 15
2018: MotoGP - Aprilia Racing Team Gresini - Peringkat 17
2019: MotoGP - Aprilia Racing Team Gresini - Peringkat 14
2020: MotoGP - Aprilia Racing Team Gresini - Peringkat 17
2021: MotoGP - Aprilia Racing Team Gresini - Peringkat 8
2022: MotoGP - Aprilia Racing - Peringkat 3 (sampai Seri San Marino)
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 211
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 181
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 178
- Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 138
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 125
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 123
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 115
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 101
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 101
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 94
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 90
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 82
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 68
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 46
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 35
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 23
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 15
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 8
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
- Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
Sumber: MotoGP
Baca juga:
4 Alasan di Balik Keputusan Aneh Honda Pertahankan Takaaki Nakagami
Gabung Aprilia, RNF Malah Kehilangan Sponsor Utama di MotoGP 2023
Tak Cuma Marc Marquez, Joan Mir Juga Comeback Balapan di MotoGP Aragon
Penantian 110 Hari, Marc Marquez Resmi Kembali Balapan di MotoGP Aragon
Link Live Streaming MotoGP Aragon, Spanyol, 16-18 September 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
