Aleix Espargaro: Tadinya Tak Ada yang Mau Bela Aprilia, Kini Dilirik Rider Muda
Anindhya Danartikanya | 4 April 2022 13:10
Bola.net - Usai memenangi MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (3/4/2022), Aleix Espargaro tak hanya bahagia untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk Aprilia Racing. Pasalnya, selain ini merupakan kemenangan perdananya di Grand Prix, ini juga kemenangan perdana Aprilia di kelas premier, baik di GP500 maupun MotoGP.
Sehari sebelum balapan, Espargaro juga sukses merebut pole. Ini adalah pole perdananya sejak MotoGP Catalunya 2015 bersama Suzuki, sekaligus pole perdana Aprilia sejak GP500 Australia 2000 lewat Jeremy McWilliams dan yang perdana di era MotoGP. Melihat ritmenya sepanjang akhir pekan, Espargaro dan Aprilia pun dijagokan menang.
Usai start dalam balapan, Espargaro duduk di posisi kedua, di belakang Jorge Martin. Tapi ia tak panik, dengan tenang membuntuti Martin. Ia baru menyerang pada Lap 18. Sejak itu, keduanya terus-terusan saling salip di Tikungan 5. Namun, Espargaro membuat Martin tak berkutik pada Lap 21. Sejak itu, ia melenggang menuju kemenangan.
Kedatangan Massimo Rivola Jadi Kunci Penting

Pada 2019, Espargaro diketahui sempat berniat pensiun pada akhir 2020, karena Aprilia tak kunjung kompetitif. Namun, pada tahun yang sama, Massimo Rivola datang dan dinobatkan sebagai CEO Aprilia Racing, sehingga Romano Albesiano fokus menjadi Direktur Teknis. Sejak itu Aprilia terus menunjukkan tren positif pada performanya.
"Saya tadinya sangat menderita, dan Laura (sang istri) membantu saya bangkit. Tiap pulang ke rumah, saya tak memikirkan apa pun selain kekalahan di trek, namun ia memberi saya dukungan tanpa syarat. Tiga tahun lalu saya bilang padanya mungkin ini saatnya melakukan hal lain. Kala itu, saya tidak bahagia," ujarnya lewat GPOne.
"Tapi kemudian Massimo datang. Tadinya, semuanya dikerjakan Romano. Massimo pun mengubah organisasi kami, dan Romano bisa fokus mengembangkan motor serta membuktikan bahwa ia insinyur yang andal. RS-GP kini salah satu motor terbaik di dunia," lanjut pembalap Spanyol yang pada Juli nanti menginjak usia 33 tahun ini.
Banjir Ucapan Selamat dari Para Eks Tandem di Aprilia

Sebelum menang di Argentina, Espargaro merupakan satu-satunya rider MotoGP 2022 yang sama sekali tak pernah mengecap kemenangan dalam kariernya di Grand Prix. Atas alasan itulah ia selalu dapat status 'underdog', namun mendapat rasa hormat dari para rival berkat kegigihannya dan dedikasi yang tinggi untuk timnya.
Kini Espargaro pun senang bisa membantu Aprilia menjadi kompetitif dan mulai dilirik oleh rider muda. "Saya tadinya tak ada dalam daftar rider tercepat, dan tak ada rider yang menginginkan Aprilia. Sejak awal, saya bilang saya ingin membawa motor mereka ke puncak, meski saya tak mengira bakal selama ini!" ungkapnya.
"Kemarin, Scott Redding, Andrea Iannone, Sam Lowes, dan semua rider yang pernah jadi tandem saya, mengirim pesan bahwa mereka bahagia untuk saya. Mereka tahu betapa sulit situasi saya. Saya rasa kini para rider Moto3 dan Moto2 mulai melihat Aprilia sebagai opsi, proyek yang serius. Jadi, ini bagus untuk MotoGP," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Sempat Ngebet Pensiun: Catatan Menarik di Balik Kemenangan Aleix Espargaro di Argentina
Aleix Espargaro: Kemenangan di MotoGP Argentina Bukan Keberuntungan
Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Argentina
Hasil Balap MotoGP Argentina: Aleix Espargaro Sabet Kemenangan Perdana
Klasemen Sementara Moto2 2022 Usai Seri Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







