Alex Marquez Tuduh Yamaha Curang, Sebut Para Ridernya Pasti Tahu
Anindhya Danartikanya | 7 November 2020 09:16
Bola.net - Debutan Repsol Honda, Alex Marquez, blak-blakan menyebut Yamaha melakukan kecurangan usai kedapatan mengganti katup mesin YZR-M1 seluruh pembalapnya dalam MotoGP Spanyol di Jerez pada 17-19 Juli, tak sesuai dengan desain mesin yang sebelumnya telah dihomologasi oleh Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge.
Yamaha mengklaim mereka telah lalai dan salah menginterpretasikan regulasi teknis, namun FIM Stewards Panel tetap menjatuhkan hukuman pengurangan poin pada Yamaha: 50 poin ditarik dari klasemen konstruktor, serta 20 dan 36 poin ditarik dari Monster Energy Yamaha dan Petronas Yamaha SRT di klasemen tim.
Uniknya, Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli yang dalam balapan tersebut finis di posisi 1, 2 dan 5, tak mendapatkan pengurangan poin di klasemen pembalap. FIM Stewards Panel menyatakan keputusan ini diambil karena 'para pembalap tak mengetahui bahwa mesin mereka ilegal'.
Pembalap Pasti Tahu Jenis Mesinnya

Keputusan tak menghukum Quartararo, Vinales, dan Morbidelli diterima oleh MSMA (Asosiasi Pabrikan), namun para rider MotoGP tak sepakat. Marquez menjadi salah satu dari sekian banyak rider yang geram, dan bahkan menuduh ketiga rider tersebut pasti tahu betul soal kecurangan Yamaha.
Marquez menyatakan, sebuah pabrikan selalu terbuka kepada para pembalap mengenai seluruh perangkat motor yang mereka pakai. Jadi, alasan 'tidak tahu' menurutnya hanyalah omong kosong. "Yang jelas, Yamaha curang, atau tak memenuhi regulasi," ujarnya via Motorsport.com, Jumat (6/11/2020).
"Alasan 'saya tak tahu' memang ada, tapi pabrikan selalu terbuka dan Anda pasti tahu mesin macam apa yang Anda pakai. Anda akan tahu segalanya, akan selalu diberitahu. Sebagai rider, Anda selalu lihat ketika tim memasang atau menyimpan mesin. Anda selalu tahu apa yang Anda pakai," lanjut adik Marc Marquez ini.
Dovizioso Heran Semua Pabrikan Terima-Terima Saja
Rider Ducati Team, Andrea Dovizioso mengaku tak tahu detail soal skandal Yamaha, namun sangat heran seluruh pabrikan, termasuk Ducati, menerima keputusan FIM untuk tak menghukum Quartararo, Vinales, dan Morbidelli, jika Yamaha memang melakukan kecurangan.
"Itulah yang tak saya pahami. Saya sendiri tak paham soal strategi beberapa pabrikan, yang tampaknya sepakat untuk tidak melawan keputusan ini. Tapi saya tak tahu detailnya, jadi saya tak mau bicara banyak. Tapi memang bagi saya situasinya aneh," ungkap rider Italia ini.
Saat ini, Joan Mir (Suzuki Ecstar) memimpin klasemen rider dengan 137 poin, dibuntuti oleh Quartararo, Vinales, dan Morbidelli, masing-masing di peringkat 2, 3, dan 4. Dovizioso sendiri berada di peringkay 5 dengan ketertinggalan 28 poin.
Sumber: Motorsportcom
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- Kru Maverick Vinales Positif Covid-19, Bos Yamaha Dikarantina
- Hasil FP2 Moto2 Eropa: Enea Bastianini Kalahkan Sam Lowes
- Tes PCR Ketiga Negatif, Valentino Rossi Akhirnya Balapan di MotoGP Eropa
- Hasil FP2 MotoGP Eropa: Jack Miller Lagi-Lagi Tercepat
- Pakai Mesin Keenam, Maverick Vinales Dihukum Start dari Pitlane MotoGP Eropa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








