Alex Marquez vs Luca Marini: Sama-Sama Adik Pentolan MotoGP dan Bela Ducati, Siapa Paling Oke?
Anindhya Danartikanya | 15 Maret 2023 14:10
Bola.net - Pertarungan antara Pecco Bagnaia, Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Marc Marquez tak pelak lagi menjadi sorotan utama pada musim kompetisi MotoGP 2023. Namun, ada pertarungan-pertarungan lain yang wajib diamati, salah satunya Alex Marquez vs Luca Marini.
Kedua rider muda ini sama-sama bernaung di bawah bendera Ducati musim ini; Marquez membela Gresini Racing, sementara Marini membela Mooney VR46 Racing Team. Kedua skuad ini merupakan dua tim satelit Ducati yang tangguh, bahkan kerap mengancam persaingan papan atas.
Uniknya, Marquez dan Marini sama-sama merupakan adik dua pentolan MotoGP yang juga rival sengit, Marc Marquez dan Valentino Rossi. Seperti yang diketahui, 8 dan 9 kali juara dunia ini sudah bermusuhan sejak akhir 2015 setelah lama menjadi kawan baik.
Namun, adik-adik mereka malah sama sekali tak pernah cekcok, baik di dalam maupun luar lintasan. Mereka selalu punya hubungan yang profesional, meski kerap bertarung memperebutkan podium bersama saat mereka masih berlaga di Moto2.
Kiprah Alex Marquez di MotoGP

Di antara kedua rider ini, Alex Marquez naik ke MotoGP terlebih dahulu. Usai menyabet gelar dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, ia mendapatkan peluang naik kelas bersama Repsol Honda pada 2020, menggantikan Jorge Lorenzo yang mendadak pensiun akibat cedera punggung berkepanjangan.
'El Pistolas' pun kerap diremehkan meski ia merupakan dua kali juara dunia, dianggap dapat kursi di Repsol Honda hanya karena ia merupakan adik Marc Marquez. Namun, ia justru membuktikan bahwa ia layak berlaga di MotoGP dengan meraih dua podium, yakni di Le Mans dan Aragon.
Dua podiumnya itu menyelamatkan wajah Honda, yang kala itu puasa kemenangan, terutama usai rider mereka yang lain gagal naik podium. Namun, pada 2021, Marquez dipindahkan ke LCR Honda. Sejak itulah ia sulit tampil kompetitif. Ia pun mengaku tak dapat dukungan teknis yang baik.
Atas alasan ini, Marquez memilih pindah ke kubu Ducati lewat Gresini Racing pada 2023. Merasa nyaman di atas Desmosedici GP22, ia menunjukkan performa yang baik di tes pramusim Sepang dan Portimao. Sebagai pengganti Enea Bastianini, ia diharapkan bisa mengulang prestasi apik 'Bestia' pada 2022.
Kiprah Luca Marini di MotoGP

Pada 2021, Marini menyusul Marquez ke MotoGP. Ia diletakkan di Sky VR46 Avintia, tim yang merupakan leburan Esponsorama Racing dan Sky Racing VR46, tim yang merupakan milik sang kakak. Marini harus menjalani musim debut yang naik-turun, dan prestasi terbaiknya hanyalah finis kelima.
Pada 2022, VR46 pun mengakuisisi slot Esponsorama, berubah nama menjadi Mooney VR46 Racing Team, yang menaungi dua rider. Sembari menggaet Marco Bezzecchi, mereka mempertahankan Marini. Sayang, Marini kalah cepat dari Bezzecchi dalam merebut podium perdananya.
Namun, Marini telah menunjukkan tajinya menjelang akhir musim 2022 lalu, beberapa kali mengancam perebutan podium. Tren positif ini diharapkan bisa berlanjut pada 2023, apalagi ia tetap mengendarai Desmosedici GP22, motor yang sudah ia kenal sejak musim lalu dan pasti sudah nyaman ia kendarai.
'Marinovich' bahkan sukses menguasai tes pascamusim Valencia 2022 dan tes pramusim Sepang 2023. Dalam tes pramusim Portimao 2023, ia juga duduk di posisi keempat. Marini kini tak hanya berpeluang meraih podium pertamanya di MotoGP, melainkan juga kemenangan pertamanya.
Head-to-Head Alex Marquez vs Luca Marini

Ingin tahu statistik prestasi head-to-head Alex Marquez dan Luca Marini selama mereka berkarier di MotoGP? Berikut rinciannya. Siapa nih yang kamu jagokan di MotoGP 2023?
Statistik Prestasi Alex Marquez:
2012: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Peringkat 20
2013: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Peringkat 4
2014: Moto3 Estrella Galicia 0,0 - Juara
2015: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 14
2016: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 13
2017: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 4
2018: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Peringkat 4
2019: Moto2 EG 0,0 Marc VDS - Juara
2020: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 14
2021: MotoGP LCR Honda Castrol - Peringkat 16
2022: MotoGP LCR Honda Castrol - Peringkat 17
Statistik Prestasi Luca Marini:
2013: Moto3 Twelve Racing - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 1 balapan)
2015: Moto2 Pons Racing Junior Team - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 1 balapan)
2016: Moto2 Forward Racing Team - Peringkat 23
2017: Moto2 Forward Racing Team - Peringkat 15
2018: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 7
2019: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 6
2020: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Runner up
2021: MotoGP Sky VR46 Avintia - Peringkat 19
2022: MotoGP Mooney VR46 Racing Team - Peringkat 12
Baca juga:
- Sebut Honda Jauh Beda dari Suzuki, Joan Mir Masih Butuh Waktu Agar Terbiasa
- Operasi Fibrosis Sukses, Aleix Espargaro Kebut Masa Pulih Jelang MotoGP Portugal
- Ducati Bertabur Bintang, 4 Rider Bisa Ulang Gebrakan Enea Bastianini di MotoGP 2023
- Jadwal Lengkap Formula 1 2023: 23 Seri, 6 Sprint Race
- Gelar MotoGP Pekan Depan, Portimao Dituntut Pembalap Ganti Kerikil Gravel Karena Berbahaya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

