Alex Rins Akui Belum Mau Bicarakan Kontrak Baru Suzuki
Anindhya Danartikanya | 9 Januari 2020 14:20
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, meyakini bahwa bulan Januari bukanlah masa yang tepat dalam mendiskusikan perpanjangan kontrak atau kontrak baru di MotoGP. Meski begitu, via Motosprint, rider Spanyol ini tak menutup-nutupi hasratnya untuk bertahan di Tim Biru.
Dari 22 pebalap MotoGP yang ada, hanya Tito Rabat yang punya kontrak sampai akhir 2021. Artinya, pembicaraan soal kontrak baru akan menjadi salah satu topik paling panas musim ini. Meski begitu, Rins mengaku ogah ikut-ikutan tren negosiasi begitu dini pada awal tahun.
"Terlalu dini membicarakan topik ini. Tapi saya rasa 2020 akan jadi tahun yang baik di trek. Jadi jika Suzuki puas atas kinerja saya, maka dengan senang hati saya akan bertahan. Jika mereka tak lagi puas, kami akan diskusi. Tapi saya rasa saat ini kami sama-sama puas," tuturnya.
Rahasia Kemajuan Progres Rins
Tak seperti tim pabrikan MotoGP lainnya, selama ini Suzuki dikenal sebagai salah satu tim 'pendiam' karena terbebas dari segala kontroversi kericuhan, termasuk cekcok di antara kedua pebalapnya. Apakah ini merupakan rahasia sukses progres Rins selama dua musim terakhir?
"Entahlah, mungkin juga karena pengalaman saya di MotoGP belum banyak. Saya bisa bilang bahwa setiap kali masuk garasi saya selalu bersemangat berkendara, tapi juga suka bersenang-senang dengan mekanik dan kru lainnya. Saya tak punya masalah dengan siapa pun. Mungkin saja ini rahasia sukses kami," ujarnya.
Ingin Peningkatan Performa
Menjelang musim 2020 yang akan dimulai dengan uji coba di Sepang, Malaysia, 7-9 Februari mendatang, Rins pun mengaku berharap ada peningkatan performa pada motor GSX-RR miliknya.
"Saya sudah mengatakannya lebih dari sekali: sedikit tambahan tenaga pada mesin takkan buruk, toh ini bisa membantu mempertahankan diri di trek lurus. Saya juga ingin stabilitas pada pengereman. Yah, sedikit tambahan di semua area lah," pungkas rider 24 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








