Ambisi Liberty Media Miliki MotoGP Tertunda, Investigasi Uni Eropa Diperdalam
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2024 09:23
Bola.net - Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP dan WorldSBK resmi mengumumkan bahwa akuisisi Liberty Media terhadap perusahaan mereka harus tertunda. Pasalnya, Komite Uni Eropa memilih memperdalam investigasi pembelian tersebut. Proses ini pun diberi nama 'Phase II'.
Liberty yang merupakan pemegang hak komersial Formula 1, mengumumkan keinginan membeli 86% saham Dorna dari Bridgepoint dan CVC pada April 2024. Proses investigasi segera dilakukan Komite Uni Eropa demi memastikan bahwa pembelian saham ini bukanlah praktik monopoli di dunia motorsport.
Sebagai catatan, Dorna tak hanya memegang hak komersial MotoGP dan WorldSBK, melainkan juga Moto2, Moto3, MotoE, WorldSSP, WorldSSP300, WorldWCR, dan program Road to MotoGP. Liberty juga tak hanya memegang hak komersial F1, melainkan juga Formula 2 dan Formula 3, serta terlibat dalam Formula E.
Liberty Jual Sebagian Saham F1 demi Miliki MotoGP

Liberty sendiri merupakan perusahaan media massa asal Amerika Serikat yang mengambil alih 100% saham F1 dari Bernie Ecclestone pada 2017. Sejak itu, mereka sukses meningkatkan popularitas F1 di berbagai belahan bumi. Kini, banyak negara berlomba-lomba ingin menjamu ajang balap mobil terakbar tersebut.
Pada pertengahan Agustus 2024, Liberty mengumumkan bahwa mereka menjual sebagian saham F1 dengan harga $825 juta atau Rp12,9 triliun. Hal ini mereka lakukan demi membiayai akuisisi 86% saham Dorna, dengan harapan proses investigasi Komite Uni Eropa bisa selesai pada akhir tahun ini.
Namun, pada Kamis (19/12/2024), Dorna mengumumkan bahwa Komite Uni Eropa memutuskan memperdalam investigasi mengenai proses akuisisi mayoritas saham mereka oleh Liberty. Proses ini dikabarkan bakal membutuhkan tiga bulan atau lebih, dan keputusan bisa diumumkan pada 14 Mei 2025.
Diduga Bisa Kurangi Persaingan Konten Motorsport
Dalam rilis resminya, Komite Uni Eropa menyatakan bahwa investigasi sejauh ini menunjukkan akuisisi tersebut berpotensi mengurangi persaingan yang sehat dalam dunia penyiaran konten motorsport, terutama di antara Liberty dan Dorna. Apalagi, MotoGP dinilai sebagai rival tersengit F1 dalam pasar penyiaran ajang balap.
"Transaksi ini meningkatkan kekhawatiran serius mengenai persaingan pasar nasional yang sempit untuk lisensi hak penyiaran konten motorsport di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), di mana Formula One merupakan pemimpin utama pasar di negara-negara Eropa dan MotoGP paling sering menjadi satu-satunya kompetitor," tulis mereka.
"Transaksi ini bisa menghapus persaingan yang penting di antara semua pihak pada potensi pasar nasional yang lebih luas dalam lisensi hak penyiaran bagi semua konten olahraga atau segmen yang memungkinkan dalam pasar tersebut. Apalagi, ini disebabkan oleh fakta bahwa Formula One dan MotoGP berkompetisi sengit," lanjut mereka.
Nah, apakah Liberty Media akan benar-benar bisa membeli 86% saham Dorna Sports? Tunggu kabar perkembangannya hanya di Bola.net ya!
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Marc Marquez Resmi Pisah dari Red Bull, Takkan Disponsori Monster Secara Pribadi di MotoGP 2025
- Daftar Sirkuit yang Jadi Tuan Rumah MotoGP dan Formula 1 2025, Cuma Ada 5 di Dunia
- Sahamnya Dibeli Maverick Vinales, KTM Bersyukur Dapat Dukungan di Tengah Bangkrut
- Usai Penantian Selama 22 Tahun, MotoGP Akhirnya Kembali ke Brasil pada 2026
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















