'Andai Sempat Turun di Moto2, Jack Miller Takkan Sedewasa Sekarang'
Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2021 09:35
Bola.net - Eks Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, bangga Jack Miller akhirnya bisa menunjukkan talenta nyatanya di MotoGP lewat dua kemenangan beruntun di Jerez, Spanyol, dan Le Mans, Prancis. Dalam wawancaranya dengan GPOne pada Selasa (18/5/2021), Suppo menyatakan bahwa hasil ini adalah tanda kedewasaan Miller.
Suppo memang sosok penting dalam karier Miller. Saat mendengar Miller ingin melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP, Suppo dan Shuhei Nakamoto (eks Wakil Presiden Honda Racing Corporation) langsung memberi kontrak tiga tahun untuk 2015-2017. Meski proyek ini tak sukses, Suppo senang Miller melanjutkan karier dengan baik di Ducati.
Dua kemenangan Miller juga diyakini Suppo sebagai bukti kenekatannya naik dari Moto3 ke MotoGP bukan langkah yang salah. Jika melihat betapa 'liar' karakter Miller saat belia, Suppo yakin kerasnya kehidupan di MotoGP membuat mentalnya tahan banting hingga cepat dewasa. Ia yakin, hal ini takkan terjadi jika Miller turun di Moto2 lebih dulu.
MotoGP Profesional, Jack Miller Jadi Belajar Dewasa

"Ada kekuatan dan kelemahan yang bisa Jack miliki andai punya jalan karier berbeda. Ia sangat bertalenta, tapi jika tak langsung bekerja di tim MotoGP, yakni tim yang lebih profesional dan lebih terkendali, mungkin bakal lebih sulit baginya menemukan kedewasaan. Dia tadinya punya kepala yang 'panas', dan ia mengakuinya," ujar Suppo.
Pria Italia ini juga cukup tegas mendisiplinkan perilaku Miller yang 'liar' dalam musim debutnya di LCR Honda pada 2015. Pada suatu pesta usai balapan, rider Australia ini kedapatan melakukan shoey (minum sampanye dari sepatu) dan mabuk-mabukan. Suppo pun menjatuhkan denda 20.000 euro agar Miller tak mengulangnya lagi.
"Seperti yang selalu saya bilang, Jack satu-satunya rider yang pernah saya denda dalam hidup saya, 22 tahun selama saya berkarier. Kami mencapai titik itu karena saya, Lucio (Cecchinello, bos LCR), dan Nakamoto-san tak tahu lagi bagaimana cara membuatnya paham bahwa ia tak boleh berulah pada Minggu malam!" ungkap Suppo.
Dulu Jack Miller Terlalu Percaya Diri
Suppo juga menyatakan bahwa pada awal kariernya di MotoGP, Miller punya kepercayaan diri yang terlalu meledak-ledak. The Thriller diketahui terlalu yakin dirinya bertalenta, hingga meremehkan betapa pentingnya latihan fisik demi meraih hasil baik. Beruntung, sekarang mentalitas rider 26 tahun itu sudah berubah total.
Kini, Suppo bersyukur Miller justru jadi salah satu rider MotoGP yang rajin latihan motor, bahkan kerap latihan dengan para rivalnya. "Awalnya, ia tak banyak latihan, karena terlalu percaya pada talentanya. Jika ia turun di Moto2, mungkin talentanya memang bakal bikin ia melaju cepat tanpa harus melakukan apa-apa," ungkapnya.
"Namun, Jack juga mungkin bakal kehilangan jati diri di tengah jalan. Sedangkan di MotoGP, ia terpaksa langsung berbenturan dengan realita penuh sikap profesional, yang akhirnya membuatnya paham bahwa demi meraih hasil tertentu, maka ia harus melakukan pengorbanan," pungkas Suppo, yang juga eks Manajer Ducati Team ini.
Sumber: GPOne
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Tak Cuma 6, Ducati Tekad Kembali Turunkan 8 Motor di MotoGP 2022
- Valentino Rossi: Balapan di Mandalika Tergantung Hasil di MotoGP 2021
- VR46 Akhirnya Pilih Ducati, Diumumkan di MotoGP Mugello?
- Maverick Vinales Sebut Fabio Quartararo Lebih Berani Pakai Ban Kering di Trek Basah
- Alex Rins Sebal Alami 'Kecelakaan Bodoh' di MotoGP Le Mans
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






