Andai Valentino Rossi Punya Mesin Waktu: Lebih Pilih Kembali ke 2006 daripada 2015
Anindhya Danartikanya | 23 April 2021 15:01
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, tahun ini memasuki musimnya yang ke-26 di Grand Prix. Dengan karier sepanjang itu, The Doctor juga sukses meraih begitu banyak prestasi mentereng. Namun, jika diminta memilih tiga musim yang paling istimewa, mana saja yang ia sebut?
Rossi memang menjalani debutnya di Grand Prix pada 1996 lalu di kelas GP125. Siapa sangka bahwa 25 tahun kemudian ia masih berlaga di MotoGP? Rossi pun terhitung mengoleksi sembilan gelar dunia, 235 podium, 115 kemenangan, namun tentunya juga punya banyak kenangan pahit dan manis.
Kepada La Gazzetta dello Sport, Jumat (23/4/2021), Rossi pun menyatakan ada tiga tahun yang paling spesial di hatinya, yakni 2001, 2004, dan 2008. Seperti diketahui, pada 2001, Rossi jadi juara dunia kelas tertinggi untuk pertama kalinya, dan jadi juara dunia GP500 terakhir sebelum kelas itu diubah ke MotoGP.
Max Biaggi, Yamaha, dan Dugaan Sudah 'Habis'
Rossi juga menyatakan 2004 sungguh spesial karena itu tahun pertamanya membela Yamaha, di mana mereka sukses merebut gelar usai diremehkan banyak orang. Tahun 2008 juga terasa istimewa bagi The Doctor. Pasalnya, kala itu ia menginjak usia 29 tahun dan dianggap sudah 'tua' oleh banyak orang.
Ia juga dianggap sudah 'habis' karena dikalahkan oleh Nicky Hayden pada 2006 dan Casey Stoner pada 2007. "Tiga tahun spesial bagi saya adalah 2001, karena itu tahun terakhir 500cc, jadi juga merupakan kans terakhir untuk merebut gelar dunia. Sungguh pertarungan mati-matian bersama (Max) Biaggi," ujarnya.
"Selain itu 2004, kemenangan pertama di Welkom bersama Yamaha, malah lebih indah lagi. Juga 2008, saat semua orang bilang saya sudah 'habis', pembalap tua. Saya pun pindah ke Bridgestone dan mengalahkan Stoner," lanjut rider 42 tahun asal Italia ini.
Merasa Buang-Buang Kans Juara pada 2006
Pada 2018, Rossi kedapatan memakai helm dengan corak bertema film 'Back to The Future' di MotoGP Misano, San Marino. Dalam wawancara ini, ia pun ditanya, andai memiliki mesin waktu, pada tahun berapakah Rossi ingin kembali? Rossi pun mengaku ingin kembali ke 2006.
Seperti diketahui, kala itu ia dikalahkan oleh Hayden dalam perebutan gelar dunia. Uniknya, ia bahkan lebih memilih 2006 ketimbang 2015, saat ia nyaris merebut gelar dunia namun malah kalah dari Jorge Lorenzo tepat pada seri penutup dengan margin lima poin saja.
"Saya ingin kembali ke Valencia 2006. Kala itu saya membuang-buang kans merebut gelar dunia yang harusnya bisa saya menangkan dan bikin saya punya 10 gelar, bahkan usai 'pencurian' pada 2015," pungkas Rossi, yang juga mengaku ingin melawan Mike Hailwood, Kevin Schwantz, dan Giacomo Agostini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Valentino Rossi Heran Banyak Orang Gagal Paham Soal Keinginannya Tetap Balapan
Iker Lecuona Jeblok di MotoGP Portimao, Tech 3 KTM Sebut Tak Ada 'Percikan'
Quartararo-Bagnaia Prediksi Marc Marquez Bakal Mengancam di Jerez
Franco Morbidelli Masih Dianaktirikan Yamaha, Akankah Pindah ke VR46?
Jorge Martin Absen 2 Balapan, Target Kembali di MotoGP Mugello
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




