Andrea Dovizioso Bantah Dirinya Selalu Menang Mudah
Anindhya Danartikanya | 17 Oktober 2017 08:50
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso tak mau dianggap selalu meraih kemenangan dengan mudah, apalagi ketika melawan rider Repsol Honda, Marc Marquez yang dianggap agresif. Hal ini disampaikan Dovizioso kepada Crash.net usai memenangi MotoGP Jepang akhir pekan lalu.
Bersama Austria, Jepang merupakan saksi Dovizioso bertarung sengit melawan Marquez sampai lap terakhir dan meraih kemenangan. Meski begitu, Dovizioso kerap dianggap tak terlalu ngotot dalam merebut kemenangan berkat gaya balapnya smooth, berbeda dengan Marquez yang selalu tampak berani ambil risiko.
Yang terlihat dari luar, dari TV, bukanlah kenyataannya. Tentu saya terlihat tak ambil risiko sebanyak Marc, tak sebanyak rider lain, tapi apa yang Anda lihat bukanlah realita. Cara saya bergerak, memang tampak nyaman dan seolah tak ambil banyak risiko, tapi tidak begitu adanya, ujar juara dunia GP125 2004 ini.
Dalam balapan, tentu saya tak secepat Marc atau Danilo Petrucci, tapi saya tak menyerah. Saya harus mengambil risiko dan mencoba menempel mereka. Tapi saya punya keseimbangan yang baik dari motor dan paham di mana saya harus lebih baik, dan cara apa yang harus saya lakukan agar lebih baik, lanjutnya.
Rider Italia ini juga mengaku heran melihat orang-orang begitu terkejut pada performa gemilangnya, padahal ia sendiri yakin tak ada yang berubah dari dirinya dari masa lalu, kecuali bertambahnya pengalaman. Dovizioso juga menyatakan bahwa pertarungan sengit macam ini sudah biasa ia jalani sejak awal karirnya di Grand Prix.
Tentu setiap saat saya belajar, tapi apa yang saya lakukan tahun ini, dengan banyak hasil baik, mengejutkan banyak orang. Pertarungan ini juga mengherankan banyak orang. Tapi saya tak kaget seperti mereka, karena sejak dulu, inilah karakteristik saya, gaya saya, dan saya tak pernah mengubahnya, tuturnya.
Menurut Dovizioso, perbedaannya adalah kini ia merupakan salah satu kandidat juara. Yang berbeda hanyalah kini saya ikut memperebutkan gelar, tapi jelas semua orang pasti belajar dan menjadi lebih dewasa. Saya melakukan segalanya lebih baik, tapi cara saya balapan tak jauh berbeda. Saya tak berubah dibanding masa lalu, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nicolo Bulega Tagih Janji Ducati Soal Kontrak MotoGP 2027, Terancam Batal Pindah
Otomotif 13 April 2026, 15:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Madrid: Drama 7 Gol, Die Roten Amankan Tiket Semifinal
Liga Champions 16 April 2026, 04:25
-
Hasil Al Nassr vs Al Ettifaq: Cristiano Ronaldo cs Semakin Dekat Menuju Gelar Juara
Asia 16 April 2026, 03:33
-
Raphinha Minta Maaf Soal Gestur ke Fans Atletico Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 00:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern Munchen vs Real Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 23:50
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Arsenal vs Sporting CP
Liga Champions 15 April 2026, 23:45
-
Harry Maguire Absen Lawan Chelsea, Manchester United Dihantam Krisis Bek
Liga Inggris 15 April 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39













