Andrea Dovizioso: Honda Tak Pernah Oke-Oke Amat, Selama Ini Marc Marquez yang Menutupi
Anindhya Danartikanya | 27 Agustus 2024 10:30
Bola.net - MotoGP Legend, Andrea Dovizioso, menyatakan bahwa Honda tak pernah punya motor yang baik di MotoGP selama satu dekade terakhir, tetapi kelemahan itu selalu ditutupi oleh Marc Marquez. Kini, usai sang delapan kali juara dunia pindah ke Ducati lewat Gresini Racing, Honda pun kian terpuruk.
Hal ini disampaikan Dovizioso dalam 'Mig Babol', siniar milik anak didik Valentino Rossi, Andrea Migno. Dalam wawancara ini, Dovizioso mengenang rivalitasnya dengan Marquez saat mereka memperebutkan gelar 2017-2019. Menurut Dovizioso, momen-momen yang indah tetapi sekaligus bikin stres.
"Semua orang hanya melihat sedikit sisi Dovizioso sebelum tahun-tahun bersama Ducati. Jadi, ketika orang menyapa saya di jalanan dengan mata berkaca-kaca, saya teringat duel dengan Marc. Ini rasa puas yang tak ternilai harganya," ujarnya seperti yang dikutip MOW Magazine, Jumat (23/8/2024).
Rasanya Berat Duel dengan Marc Marquez

Dovizioso tak pernah menjuarai MotoGP, tetapi diingat sebagai tiga kali runner up, usai menjadi salah satu dari sedikit orang yang mampu menantang Marquez pada masa-masa terbaiknya. Kedua rider ini kerap berduel sengit sampai lap terakhir, terutama setiap kali berlaga di Red Bull Ring, Austria, yang selalu dimenangi Dovizioso.
"Bagaimana rasanya bertarung dengan Marc? Berat, karena itu momen-momen terbaiknya. Honda tak terlalu baik, tetapi ia menutupinya. Seperti duel-duel di Austria, ia sejatinya tak dalam kondisi bisa bertarung di tikungan terakhir dengan saya. Sebagai pembalap, Anda tahu hal-hal macam ini. Saya tak sanggup mengatakan hal ini kepada diri saya sendiri," curhat 'Dovi'.
Dovizioso menyatakan bahwa rivalitas sengitnya dengan Marquez pada 2017-2019 merupakan masa-masa terindah dalam kariernya di MotoGP. Namun, ia tak memungkiri bahwa ia juga sangat tertekan. Pasalnya, dengan berbagai kendala di Ducati, ia juga harus berpikir keras soal cara mengalahkan Marquez di setiap balapan.
3 Tahun yang Indah Tapi Bikin Stres
"Itu tiga tahun yang indah, tetapi bikin saya terlalu stres, karena saya menyerah pada akhir musim dan ia selalu bisa membawa pulang gelar. Pada 2018, kami meletakkan Marc dalam kondisi krisis, tetapi akibat berbagai dinamika berbeda dan kesalahan, kami menjauh di klasemen pada awal musim dan ia memanfaatkannya," ujar Dovizioso.
"Pernahkah Anda gugup, stres, dan sulit bernapas? Saya ingat situasi itu pada lap-lap terakhir di Austria, karena saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya coba menciptakan situasi yang baik, tetapi Marc selalu ada di sana. Saya menang, itu momen-momen terbaik dalam karier saya. Namun, kala itu saya sulit bernapas, dan saya berkata, 'Sialan, apa lagi yang harus kulakukan sekarang?'" tutupnya.
Dovizioso sendiri memutuskan pensiun dari MotoGP pada pertengahan musim 2022, ketika masih ada lima seri tersisa. Baru-baru ini, ia dipanggil oleh Yamaha untuk mengendarai YZR-M1 dalam tes tertutup di Misano sebagai pengganti sementara bagi Cal Crutchlow yang cedera tangan.
Sumber: Mig Babol, MOW Magazine
Baca Juga:
Jadwal Lengkap MotoGP 2024
Link Live Streaming MotoGP 2024 di Vidio dan SPOTV
Fadillah Arbi Aditama Lagi-Lagi Dapat Wildcard dari Honda Team Asia di Moto3 Aragon 2024
Trackhouse Akui Dorna Lebih Senang Pilih Joe Roberts Ketimbang Ai Ogura di MotoGP 2025
MotorLand Aragon: Sirkuit Favorit Marc Marquez, Akankah Puasa Kemenangannya Berakhir di Sana?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

