Andrea Dovizioso: Jadi Test Rider Yamaha, Suzuki, atau Justru KTM?
Anindhya Danartikanya | 22 September 2020 09:54
Bola.net - 'Unemployed' (pengangguran). Itulah kata yang mendadak tertera pada bagian belakang baju balap Andrea Dovizioso, aksi yang menggemparkan paddock MotoGP Emilia Romagna di Misano, 18-20 September lalu. Tulisan ini dipakai Dovizioso untuk menggambarkan masa depannya yang sedang terkatung-katung.
Dalam MotoGP Austria pada pertengahan Agustus lalu, Dovizioso secara menghebohkan memutuskan tak mau lagi membela Ducati Team tahun depan. Langkah ini termasuk keputusan nekat karena ia sendiri tak punya rencana cadangan dan sampai saat ini belum tahu ke mana akan menuju.
Dovizioso pun ditantang para sahabatnya, jika sampai memimpin klasemen pembalap usai MotoGP San Marino, ia harus mengganti kata 'Undaunted' pada baju balapnya dengan kata 'Unemployed'. Aksi ini memang mengundang tawa, namun juga sulit membayangkan seorang rider sekaliber Dovizioso yang merupakan tiga kali runner up MotoGP justru jadi 'pengangguran' musim depan.
Bukan Wajah Asing di Yamaha

Dovizioso mengaku keputusannya hengkang dari Ducati bukan untuk pensiun ataupun vakum semusim, dan menegaskan dirinya bertekad tetap balapan di MotoGP 2021. Sayang, saat ini hanya satu tempat tersisa, yakni di Aprilia Racing Team Gresini. Ia harus bersaing dengan Cal Crutchlow, begitu juga dengan Andrea Iannone yang sidang kasus dopingnya baru digelar 15 Oktober nanti.
Dalam MotoGP San Marino pada 11-13 September lalu, Valentino Rossi dan Alex Rins secara blak-blakan mengaku akan menyambut hangat kedatangan Dovizioso di Yamaha dan Suzuki, meski bukan sebagai pembalap, melainkan test rider. Rossi dan Rins sama-sama yakin, pengalaman Dovizioso yang segudang bisa membantu pengembangan YZR-M1 dan GSX-RR.
Bagi Yamaha, Dovizioso juga bukan wajah asing. Mereka pernah bekerja sama lewat Tech 3 Racing pada 2012, di mana rider Italia itu sukses tampil kompetitif dengan meraih enam podium, sebelum hengkang ke Ducati setahun berikutnya. Jadi, petualangan Dovizoso selama 8 tahun di Ducati, diyakini bisa memberi informasi bagus bagi pabrikan Garpu Tala.
Minta KTM Sediakan Fasilitas Wildcard
Uniknya, lewat Sky Sport, Simone Battistella selaku manajer pribadi Dovizioso, menyatakan lagi-lagi ada ketertarikan dari KTM. Kedua pihak pernah bicara serius pada Mei-Juni soal kans Dovizioso bergabung sebagai pembalap, namun batal usai gagal sepakat soal beberapa hal. Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, mengaku sempat patah hati karena hal ini.
Kini, Battistella menyatakan pabrikan Austria itu tertarik menjadikan Dovizioso sebagai test ridernya, bersanding dengan Dani Pedrosa. "Kami bicara dengan beberapa pabrikan, tapi belum ada tawaran nyata. Kami tak buru-buru, karena semua tim sedang sibuk memikirkan bujet internal untuk program uji coba yang berbeda dari biasa," tuturnya pada Sabtu (19/9/2020).
"Kami bicara dengan KTM. Gagasannya adalah tersedianya fasilitas wildcard. Struktur timnya harus oke. Kami butuh mekanik dan teknisi yang kompeten untuk menghadapi pekan balap. Tapi saat ini, Dovi takkan ikut menjalani awal musim MotoGP 2021. Jika ada perusahaan menelepon kami, dan kami dapat pekerjaan, saya akan beritahu," tutup Battistella.
Sumber: Sky Sport
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Andrea Dovizioso Anggap Joan Mir Musuh Paling Berbahaya di MotoGP 2020
Berkat Helm: Kisah Seru Franco Morbidelli Ditelepon Sutradara Hollywood, Spike Lee
Franco Morbidelli: Saya Hanya 'Benci' Fabio Quartararo di Lintasan
Finis Ketujuh, Alex Marquez Dapat Pujian dari Sang Kakak
Valentino Rossi: Vietti-Bezzecchi Selamatkan 'Wajah' VR46 di Emilia Romagna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







