Andrea Dovizioso: Jika Gagal Juara Terus, Saya Takkan Legawa Saat Pensiun
Anindhya Danartikanya | 9 September 2020 14:47
Bola.net - Andrea Dovizioso menyatakan keputusannya hengkang dari Ducati Team dan masa depannya yang tak pasti, takkan membuatnya hilang fokus dalam memperebutkan gelar dunia MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan MotoGP.com, Selasa (8/9/2020).
Meski berhasil menjadi runner up selama tiga musim terakhir, Dovizioso memutuskan hengkang dari Ducati akhir musim nanti akibat perbedaan gagasan dalam pengembangan Desmosedici dan kerap cekcok dengan para petinggi Tim Merah selama beberapa tahun terakhir.
Dovizioso merasa masukannya tak didengar, terutama soal performa menikung Ducati yang buruk sejak lama. Meski mengakui kerja sama ini membuat kedua belah pihak berkembang dengan baik, Dovizioso menyebut hasil runner up tidaklah terlalu berharga ketimbang gelar dunia.
Belum Raih Hasil yang Dimau

"Kerja sama ini memang berat, banyak momen naik-turun. Tapi saya selalu fokus pada perebutan gelar dunia. Saya cukup puas atas apa yang saya lakukan, dan saya tak mau melanjutkan kerja sama ini karena saya tak bisa meraih hasil yang penting," ujar juara dunia GP125 2004 ini.
Dovizioso pun menyatakan, meski tak banyak pembalap yang bisa konsisten menjadi runner up tiga kali beruntun, dirinya takkan bisa berpuas diri pada kariernya ketika pensiun nanti jika ia terus-terusan gagal merebut gelar dunia di kelas para raja.
"Jika melihat hasil yang saya raih di MotoGP selama ini, saya takkan bisa puas usai pensiun nanti, karena ini bukan yang saya mau. Saya sudah mengalami sendiri momen di mana saya tak bisa merebut gelar dunia, dan ini buruk," ungkap rider berusia 34 tahun ini.
Belum Punya Bayangan Soal 2021
juga menyatakan belum punya bayangan soal apa yang akan ia lakukan tahun depan. Jika ingin bertahan di MotoGP, satu-satunya tempat yang tersisa hanyalah di Aprilia Racing, yang saat ini masih menanti nasib Andrea Iannone yang masih tersandung kasus doping.
"Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi, tapi saat ini saya benar-benar belum punya rencana. Tapi tentu saya akan punya sesuatu di masa depan. Hal macam apa yang akan saya lakukan? Saya juga belum tahu, tapi saya cukup rileks karena saya hanya mau fokus pada musim ini. Saya akan bekerja maksimal sampai akhir," tutupnya.
Menjelang seri kandangnya, MotoGP San Marino, yang digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 11-13 September, Dovizioso tengah berada di peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan 67 poin, hanya tertinggal 3 poin dari Fabio Quartararo di puncak.
Sumber: MotoGP
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Beda Visi dan Kerap Bertengkar, Alasan Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati
Casey Stoner: Dovizioso-Vinales Paling Wajib Juarai MotoGP 2020
Fans Datang, Franco Morbidelli Girang Sambut MotoGP San Marino
Casey Stoner Berat Lihat Valentino Rossi Tak Ikut Rebut Kemenangan
Fabio Quartararo: Wajib Hukumnya Naik Podium Lagi di Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



