Andrea Dovizioso Tak Iri Lihat Aprilia Kini Kompetitif di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 17 April 2022 22:22
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, sama sekali tak menyesali keputusannya hengkang dari Aprilia Racing usai jadi test rider mereka tahun lalu. Ia juga mengaku sama sekali tak merasa kecewa, melainkan justru ikut bahagia melihat Aleix Espargaro menang di MotoGP Argentina.
Usai hengkang dari Ducati pada akhir 2020, Dovizioso vakum dari MotoGP, namun menjabat sebagai test rider Aprilia pada April-Agustus 2021. Ia diketahui menjalani sembilan hari tes dengan motor RS-GP di berbagai trek Italia dan Spanyol. Tesnya berjalan lancar dan ia sempat jadi calon tandem Espargaro untuk 2022.
Namun, rencana berubah usai Maverick Vinales hengkang dari Yamaha. Aprilia lebih memilih menggaet Vinales, dan ingin 'Dovi' jadi test rider mereka. Di lain sisi, Dovizioso dapat tawaran dari Yamaha untuk membela RNF. Uniknya, di Argentina beberapa pekan lalu, Aprilia sukses meraih kemenangan perdana di GP500/MotoGP.
Tidak Menyesal Batal Kerja Sama

"Saya tidak menyesalinya, namun bukan karena saya tak mau kerja bareng Aprilia. Saya justru sangat senang melihat hasil tes dengan Aprilia, karena dalam waktu singkat saya bisa mengenal mereka. Atmosfer mereka sangat rileks dan produktif. Saya bahagia untuk mereka," ujar Dovizioso via Speedweek, Rabu (13/4/2022).
Di lain sisi, ia merasa, kalaupun membela Aprilia tahun ini, tak berarti dirinya bisa menang juga seperti Espargaro. Ia meyakini bahwa sebuah kemenangan diraih berdasarkan kombinasi banyak hal, termasuk kecocokan antara sang rider dan motornya. Ia juga menyebut, Espargaro memiliki keunggulan karena mengendarai RS-GP sejak 2017.
"Bukan berarti Aprilia menang lalu Anda harus berada di Aprilia sekarang. Jika melihat dengan cara itu, Anda juga harusnya sadar saya sedang naik motor juara (Yamaha)," ujarnya sembari tertawa. "Jika Anda mau bicara, ya bicara saja. Tapi bergosip adalah hal berbeda. Jika Anda ingin mau membahas detailnya, selalu ada penjelasan mengapa hal-hal tertentu terjadi."
Tadinya Punya Opsi Bertahan di Aprilia

Dalam wawancara yang sama, Dovizioso juga menjelaskan mengapa ia memilih tak bekerja sama dengan Aprilia tahun ini dna lebih memilih membela RNF. "Saya tadinya punya opsi bertahan di Aprilia. Namun, saya mungkin hanya akan jadi test rider dan berhenti balapan. Jadi, ini berdasarkan keputusan saya sendiri," tuturnya.
"Tapi saya bahagia untuk Aprilia. Mereka bekerja dengan baik dan layak mendapatkannya. Saya tak melihatnya sebagai kekecewaan. Saya bukan seorang rider yang suka membodohi diri sendiri. Itulah alasan saya tak berkata, 'Wah, andai aku bertahan di Aprilia, mungkin aku bakal menang'. Tidak, bukan begitu caranya," pungkasnya.
Sejauh ini, hasil terbaik Dovizioso hanyalah finis ke-14 di MotoGP Qatar. Tiga kali runner up MotoGP sekaligus juara dunia GP125 2004 tersebut kini berada di peringkat 21 pada klasemen pembalap dengan koleksi 3 poin. Ia akan kembali turun lintasan dalam Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 22-24 April 2022 nanti.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Tak Menyesal Pernah Kerja Bareng Valentino Rossi, Ducati: Kami Tak Ditakdirkan Bersama
Sadar MotoGP Makin Sulit Diprediksi, Marc Marquez Makin Gigih Bidik Podium
Jack Miller Puji Enea Bastianini, Sebut Punya Banyak Faktor Sukses di Ducati
Enea Bastianini: Kalau Repsol Honda Mendekat, Saya Nggak Akan Nolak
Enea Bastianini: Bela Tim Pabrikan Ducati 2023? Saya Pikir Nanti-Nanti Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

