Anggap Kelewatan, Valentino Rossi Minta Race Direction Evaluasi Ulah Johann Zarco
Anindhya Danartikanya | 17 Agustus 2020 00:28
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, naik pitam usai dirinya dan Maverick Vinales nyaris terjerumus dalam bahaya akibat kecelakaan hebat yang dialami Franco Morbidelli dan Johann Zarco pada Lap 9 balapan pertama MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020).
Kala itu Morbidelli dan Zarco tengah memperebutkan posisi 8, namun keduanya bertabrakan di Tikungan 3. Keduanya pun terjatuh keras ke tanah, dan motor mereka hancur lebur, hingga balapan harus dihentikan sementara. Beruntung, mereka tak mengalami cedera serius.
Namun, pemandangan paling mengerikan adalah ketika motor YZR-M1 milik Morbidelli dan motor Desmosedici GP19 milik Zarco yang hancur nyaris mengenai Vinales dan Rossi, yang kala itu berada di depan mereka dan melaju di posisi 6 dan 7.
Johann Zarco Harus Diperingatkan
"Apa yang terjadi sudah jelas. Johann menyalip Franco di trek lurus dan tak mau disalip lagi oleh Franco di titik pengereman, jadi ia secara spesifik mengerem di depannya. Tapi dalam kecepatan 300 km/jam di MotoGP, Franco tak bisa melakukan apa-apa, seperti yang kita lihat keduanya bertabrakan dengan keras," ujar Rossi via Sky Sport.
Morbidelli pun mengaku sangat kesal dan menyebut Zarco 'setengah pembunuh' usai balap, dan senada dengan anak didiknya di VR46 Riders Academy tersebut, Rossi berharap Race Direction memperingatkan Zarco untuk mengubah kebiasaannya saat berkendara, apalagi rider Prancis itu juga sempat terlibat insiden dengan Pol Espargaro di Brno, Ceko.
"Johann sengaja memotong jalur Franco dan mengerem di depannya, hingga Franco tak bisa melakukan apa-apa. Kami semua harus berhati-hati karena kami bisa cedera. Race Direction harus serius bicara dengan semua rider, mereka harus melakukan tindakan serius pada Johann, karena di Brno ia juga menyenggol Pol, meski sejatinya ia bisa menghindari insiden itu," ungkap Rossi.
Semua Pembalap Sudah Kelewatan
Rossi pun mengaku lega ia dan Vinales lolos dari maut, dan kembali memperingatkan para pembalap soal betapa bahayanya motor MotoGP. Sembilan kali juara dunia ini bahkan menyatakan bahwa gaya balap para rider MotoGP masa kini sudah kelewat batas karena tak memikirkan risiko lebih jauh.
"Johann merusak balapan Franco karena tak mau disalip, dan Franco jadi terjatuh. Saya bahkan bisa jadi terlibat, meski saya ada di depan. Kami semua harus memahami bahwa motor kami, dalam kecepatan seperti ini, bagaikan peluru. Menurut saya, kami semua sudah kelewatan," pungkas Rossi.
Rossi sendiri berhasil finis kelima dalam balapan kedua, yang diperpendek dari 28 menjadi 20 lap saja. Kini ia berada di peringkat 5 pada klasemen pembalap dengan koleksi 38 poin.
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
Franco Morbidelli Sebut Johann Zarco 'Setengah Pembunuh'
Para Tokoh Balap Lega Valentino Rossi-Maverick Vinales Lolos dari Maut di MotoGP Austria
Reaksi Netizen Soal Kemenangan Andrea Dovizioso di MotoGP Austria Usai Pilih Tinggalkan Ducati
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Spanyol
Video: Kecelakaan Hebat Franco Morbidelli dan Johann Zarco di MotoGP Austria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

