Apes Gara-Gara Ban Bocor di MotoGP Malaysia 2025, Pecco Bagnaia: Yah, Namanya Juga Balapan
Anindhya Danartikanya | 27 Oktober 2025 14:16
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mengaku hanya bisa pasrah saat mengalami kebocoran ban belakang jelang finis balapan utama MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (26/10/2025). Menurutnya, hal macam ini memang bisa jadi terjadi kapan saja.
Start dari pole, Bagnaia langsung memimpin balapan, tetapi tersalip oleh Alex Marquez pada lap kedua. Sejak itu, ia tak pernah bisa lepas dari kejaran Pedro Acosta, yang terus ketat menempelnya di belakang. Acosta akhirnya menyalipnya pada Lap 13.
Namun, pada Lap 18, Bagnaia tiba-tiba melamban di Tikungan 3, sebelum akhirnya kembali ke pit. Manajer Michelin Motorsport, Piero Taramasso, akhirnya mengonfirmasi bahwa insiden tersebut disebabkan oleh lubang yang terdapat di ban belakang lunak Bagnaia.
Klarifikasi Michelin Soal Kebocoran Ban

"Kami menemukan lubang di bagian tengah ban belakang. Pecco merasakan motornya mulai berperilaku aneh. Saat ia kembali ke garasi, kami memeriksa dan melihat tekanan ban berada di antara 0,6-0,7 bar," ujar Taramasso seperti yang dikutip Crash.net.
Taramasso menduga kebocoran ban Bagnaia disebabkan oleh serpihan karbon di lintasan. Uniknya, hal ini terjadi pada Lap 12 atau Lap 13, tepat sebelum Bagnaia tersalip oleh Acosta. Taramasso pun ikut prihatin karena Bagnaia jadi harus gagal finis dan tak memperoleh podium.
"Selama 1-2 lap, ia merasa motor mulai berperilaku aneh, lalu tekanan ban turun drastis pada lap berikutnya. Kami perlu menganalisis data untuk tahu seberapa besar tekanan yang hilang. Namun, dalam dua lap, ia langsung sadar ada yang salah dan harus berhenti," lanjut Taramasso.
Tadinya Mengira Salah Kendalikan Konsumsi Ban
Lewat Sky Sport Italia, Bagnaia mengaku tadinya ia mengira bahwa perilaku aneh motornya disebabkan oleh kesalahannya mengendalikan konsumsi ban. Nyatanya, insiden itu disebabkan kebocoran. Alhasil, ia gagal mengulang kemenangan yang ia raih dalam Sprint sehari sebelumnya.
"Sayangnya, tahun ini kami sedikit kurang beruntung, dan di sini terjadi hal seperti ini. Saya mengalami kebocoran pada ban belakang. Dari data, kami melihat kebocoran itu terjadi di Lap 12, dan tekanan terus berkurang setiap lapnya," ucap Bagnaia.
"Saya pikir saya tak bisa mengelola ban belakang dengan baik karena tiba-tiba saya merasa grip berkurang, atau setidaknya terus turun setiap lap. Itu bertepatan dengan saat saya mulai kehilangan kecepatan. Jadi, ini memang sedikit sial. Sayangnya, beginilah balapan, dan hal seperti ini bisa terjadi," tutupnya.
Sumber: Crashnet, Sky Sport Italia
Baca Juga:
Aksi Heroik Joan Mir Petik Podium Kedua Honda HRC di MotoGP Malaysia: Ini Balapan Terberat dalam Hidup Saya!
Alex Marquez Bangga Jadi 'Pecundang Nomor 1' di MotoGP 2025 Karena Cuma Kalah dari Kakak
Para Rider MotoGP Jengkel Harus Tetap Balapan Usai Saksikan Tabrakan Hebat Moto3 Malaysia 2025
Kondisi Terkini Jose Antonio Rueda dan Noah Dettwiler Usai Tabrakan Hebat di Moto3 Malaysia 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ngeri! Skuad Jerman Melihat Ular Berbisa di Kamp Latihan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 09:48
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Austria vs Yordania, Rabu 17 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












