Aprilia Tak Tutup Peluang Perpanjang Kontrak Jorge Martin, Tapi Punya Rencana Cadangan

Anindhya Danartikanya | 6 Februari 2026 13:52
Aprilia Tak Tutup Peluang Perpanjang Kontrak Jorge Martin, Tapi Punya Rencana Cadangan
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, sama sekali tak menutup kemungkinan memperpanjang kontrak Jorge Martin untuk MotoGP 2027 dan 2028. Namun, ia juga mengaku punya beberapa rencana cadangan.

Aprilia baru-baru ini mengumumkan perpanjangan kontrak Marco Bezzecchi. Keputusan ini diambil cepat karena performa dan hasil gemilang 'Bez' musim lalu memang membuktikan ia layak dipertahankan.

Advertisement

Di lain sisi, Martin, yang musim lalu absen 14 seri akibat berbagai kecelakaan dan cedera, masih dipertimbangkan oleh Aprilia. Lewat MotoGP.com, Rivola pun menjelaskan mengapa kontrak baru Bezzecchi jadi prioritas.

1 dari 2 halaman

Saatnya Amati 'Pasar Pembalap'

Saatnya Amati 'Pasar Pembalap'

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

"Marco prioritas kami, dan bagus kami menetapkan prioritas nomor satu. Dia pantas mendapatkannya, dia menunjukkan komitmen kepada perusahaan, kepada tim, kepada performa motor," ujar Rivola.

"Jadi, ini kombinasi yang sempurna. Hal baiknya adalah setelah kami menetapkan prioritas kami, kami punya waktu untuk memeriksa 'pasar pembalap' dan kita akan lihat-lihat," lanjut pria Italia itu.

Sementara itu, selama dua pekan terakhir, 'Martinator' saling lirik dengan Monster Energy Yamaha. Rivola pun tak menutup kans memperbarui kontrak sang dua kali juara dunia tersebut, tetapi ini bukan hal mudah.

2 dari 2 halaman

Penasaran Lihat Performa Asli Jorge Martin

Rivola menyatakan, sebelum bertekad kuat memberikan kontrak baru kepada Martin, ia masih harus melihat performa puncaknya di atas RS-GP, yang hanya ia kendarai beberapa kali musim lalu.

"Tentu saja, kami belum melihat bakat Jorge. Jadi, saya sangat penasaran untuk melihatnya. Aprilia tidak pernah tidur, jadi ada Rencana B, Rencana C, dan Rencana D. Jadi, ini masih terlalu dini," tuturnya.

"Prioritas sudah ditetapkan. Jika dapat menunjukkan bahwa kami dapat membuat motor yang cepat, mungkin Rencana B lebih mudah daripada Rencana Z," pungkas eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 itu.

Sumber: MotoGP

LATEST UPDATE