Yamaha Ragu Kendala Teknis di Tes Sepang Bikin Fabio Quartararo Makin Ngebet Hengkang

Yamaha Ragu Kendala Teknis di Tes Sepang Bikin Fabio Quartararo Makin Ngebet Hengkang
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, mengaku ragu kendala teknis yang menimpa mesin V4 dalam tes pramusim MotoGP Malaysia di Sepang, 3-5 Februari 2026, memengaruhi keputusan Fabio Quartararo soal masa depannya.

Sebelum Tes Sepang digelar, Quartararo dirumorkan telah teken kontrak dua musim dengan Honda HRC Castrol. Namun, sang juara dunia MotoGP 2021 itu membantah, walau mengakui ia melakukan diskusi dengan banyak tim, termasuk Honda.

Quartararo kemudian kecelakaan pada hari pertama tes, Selasa (3/2/2026). Cedera jari tengah tangan kanan bikin dia mundur dari rangkaian tes. Yamaha lalu menarik semua V4-nya pada hari kedua, Rabu (4/2/2026), untuk melakukan investigas soal potensi kendala teknis.

Diskusi Kontrak Dilakukan Setelah Tes Kedua

Diskusi Kontrak Dilakukan Setelah Tes Kedua

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

Meski Yamaha akhirnya melanjutkan pekerjaan pada hari ketiga Tes Sepang, kendala teknis V4 yang masih dirahasiakan ini dikabarkan membuat Quartararo makin membulatkan tekad untuk hengkang dari pabrikan Garpu Tala pada 2027 mendatang.

Namun, Meregalli santai. "Saya rasa kemarin (Rabu) tak memengaruhi keputusan apa pun. Kami hanya menunggu, karena kami selalu bilang diskusi bisa dimulai usai tes ini. Kami harus menunda diskusi itu ke tes berikutnya," ujarnya via Crash.net, Kamis (5/2/2026).

Meski begitu, pria yang akrab disapa 'Maio' ini tetap bungkam soal apa yang sejatinya terjadi pada mesin V4 Yamaha. Seperti yang diketahui, ini adalah pertama kalinya Yamaha berkompetisi dengan V4 setelah memakai inline 4 sejak MotoGP digulirkan pada 2002.

Bukan Masalah Besar, Tapi Tidak Terduga

"Saat menerima informasi dari Jepang, kami benar-benar lega karena mereka menjalani malam yang sangat panjang antara Jepang dan Italia. Para insinyur paham penyebab masalahnya, jadi kami dapat lampu hijau untuk memulai kembali aktivitas di trek," ujar Meregalli.

Pria Italia ini juga menyatakan bahwa kendala yang dialami M1 V4 bukanlah kendala besar, melainkan 'sekadar' tak terduga bisa terjadi. "Itu masalah yang belum pernah kami alami dan bagi mereka sangat penting untuk dipahami," tuturnya.

"Untungnya mereka dan kami bisa menyelesaikan tes ini. Yang terpenting, masalahnya tampaknya telah teratasi. Dan apa yang tidak dapat kami lakukan di sini, akan kami lakukan di Buriram dalam beberapa minggu ke depan," pungkas Meregalli.

Sumber: Crashnet