Aspal Sirkuit Sepang Hancur Jelang MotoGP Malaysia 2026, Pembalap Mengeluh Sebut Lintasan Mirip Arena Motocross!
Asad Arifin | 30 Oktober 2026 23:17
Bola.net - Gelaran MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang diwarnai persoalan serius pada kondisi lintasan. Sejumlah pembalap mengeluhkan permukaan aspal yang rusak parah hingga menyerupai arena motocross.
Masalah tersebut terlihat dalam dua sesi latihan pertama pada Jumat. Serpihan aspal yang terlepas bahkan mengenai beberapa pembalap dan menyebabkan setidaknya satu di antaranya mengalami memar ringan.
Kondisi ini menjadi perhatian karena Sepang sebelumnya digunakan untuk tes pramusim pada Februari 2026. Para pembalap pun bisa melihat langsung penurunan kualitas permukaan lintasan dalam beberapa bulan terakhir.
Padahal, seluruh lintasan sebenarnya dijadwalkan menjalani pelapisan ulang sebelum MotoGP Malaysia berlangsung. Namun, pengerjaan tersebut tertunda karena alasan yang tidak terduga sehingga kerusakan aspal masih menjadi persoalan menjelang balapan.
Luca Marini Soroti Aspal Sepang yang Semakin Rusak

Pembalap Honda, Luca Marini, menjadi salah satu yang secara terbuka mengeluhkan kondisi lintasan Sepang. Menurutnya, kerusakan aspal kini hampir terjadi di seluruh bagian sirkuit.
"Kondisinya sangat sulit, sungguh aneh. Aspalnya benar-benar hancur, jadi kami hanya perlu mencari cara untuk bisa bertahan dengan lebih baik," buka Marini.
"Seharusnya mereka melakukan pelapisan ulang, tetapi itu tidak dilakukan. Tahun lalu saja kondisinya sudah sangat buruk, terutama di Tikungan 14 dan Tikungan 2. Sekarang, hampir setiap tikungan kondisinya parah, kecuali Tikungan 7 dan 8," sambungnya.
Marini juga mengkhawatirkan serpihan aspal yang beterbangan ketika balapan dimulai. Pembalap yang berada di belakang berpotensi terkena lemparan material dari motor di depannya.
Fabio Di Giannantonio Sebut Sepang Mirip Arena Motocross

Keluhan serupa disampaikan pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio, yang menempati posisi kelima pada sesi latihan sore. Ia bahkan menyindir kondisi lintasan yang membuat para pembalap seolah membutuhkan perlengkapan pelindung tambahan.
“Sekarang ini jadi lintasan motocross, jadi kita harus mengenakan pelindung dada. Banyak batu yang terlempar dari permukaan aspal. Saya terkena banyak batu saat melakukan latihan start di belakang pembalap lain,” ujar Giannantonio.
Kondisi aspal tersebut juga menjadi perhatian karena sebelumnya sempat disorot saat gelaran Formula 1 di Malaysia pada awal bulan ini. Penggunaan lintasan oleh mobil-mobil F1 diduga turut memperparah kerusakan yang sudah terjadi.
Dengan kondisi tersebut, keselamatan pembalap menjadi salah satu persoalan utama jelang MotoGP Malaysia 2026. Serpihan aspal yang beterbangan bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko tambahan saat persaingan berlangsung dalam kecepatan tinggi.
Sumber: Motorsport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


