Bagnaia, Bezzecchi dan Marini: Siapa yang Terbaik di Mata Rossi?
Anindhya Danartikanya | 12 November 2018 11:00
Bola.net - - Selama beberapa tahun ajang balap motor Grand Prix didominasi oleh rider-rider Spanyol, namun secara perlahan, kini Italia juga menunjukkan tajinya. Dinaungi VR46 Riders Academy atau tidak, rider-rider Italia ini mulai kembali mengharumkan nama bangsanya.
Francesco 'Pecco' Bagnaia, Marco Bezzecchi dan Luca Marini merupakan para rider yang tahun ini mencuri perhatian. Kebetulan, ketiganya sama-sama merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy dan konsisten bertarung di papan atas sepanjang musim.
Bagnaia sukses merebut gelar dunia Moto2, Bezzecchi secara konsisten bertarung di papan atas Moto3, sementara Marini mampu bangkit dari cedera bahu berkepanjangan dan membuktikan dirinya tak perlu 'bantuan keluarga' untuk tampil garang di Moto2.
Bagnaia di Luar Dugaan

Bagnaia pun sukses menjadi rider VR46 kedua yang mampu merebut gelar dunia, usai Franco Morbidelli di Moto2 tahun lalu. Di lain sisi, Bezzecchi berhasil menjadi rival paling mengancam bagi Jorge Martin di Moto3, meski akhirnya 'Bez' harus rela melihat gelar dunia jatuh ke tangan Martin di Sepan, Malaysia. Jadi siapakah yang terbaik di mata sang mentor?
"Saya harus pilih antara Bez dan Pecco. Keduanya bertarung merebut gelar di Moto3 dan Moto2. Hasil Pecco tak mengejutkan, kami sudah mengiranya sejak awal musim karena tahun lalu ia sudah impresif. Pecco membuat kami bangga sejak di Moto3 2016 bersama Mahindra. Jadi usai Moto2 2017, kami punya ekspektasi tinggi. Tapi ia malah lebih baik dari perkiraan kami. Ia menang delapan kali!" ujar Rossi kepada Speeweek.
Bezzecchi Kejutan Besar

Di lain sisi, The Doctor menyatakan bahwa Bezzecchi lah yang lebih mengejutkan. Pada awal musim, tak ada yang mengira bahwa ia lah yang akan menjadi rival tersengit bagi Martin. Kini, dengan satu seri tersisa, ia hanya harus menjaga keunggulan dari Fabio di Giannantonio demi mengamankan posisi runner up.
"Bezzecchi adalah kejutan yang lebih besar. Tahun lalu ia sempat podium dalam kondisi basah, saya sudah merasa ia bakal cepat. Tapi tahun ini ia jadi rider dengan progres terbesar. Ia langsung tiga kali menang sejak ganti ke KTM. Tapi anak-anak lain di Academy juga telah bekerja dengan baik," ungkap sang sembilan kali juara dunia.
Bangga pada Sang Adik

Meski puas atas kinerja Bagnaia dan Bezzecchi, Rossi tak bisa melupakan perjuangan sang adik, Luca Marini. Usai cedera bahu yang cukup parah, rider 21 tahun ini mampu bangkit di pertengahan musim, konsisten meraih podium dan merebut kemenangan pertama di Sepang.
"Saya juga harus menyebut adik saya, Luca, yang bersama Bezzecchi tampil sangat baik. Ia juga menang untuk pertama kalinya di Sepang. Jadi jawaban final tidaklah mudah bagi saya. Entahlah... tapi kita sepakat saja soal Bagnaia. Ia menang delapan balapan dan merebut gelar dunia," pungkas Rossi.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













