Bekuk Marc Marquez di Garis Finis, Alex Rins Kaget Bisa Menang
Anindhya Danartikanya | 26 Agustus 2019 08:55
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, mengaku kaget bisa memenangi balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu (25/8/2019). Rins secara spektakuler mengalahkan rider Repsol Honda, Marc Marquez tepat di garis finis. Ini juga merupakan kemenangannya yang kedua di kelas tertinggi.
Start kelima, Rins naik ke posisi ketiga pada lap pertama, dan menyalip Valentino Rossi pada Lap 2. Sejak itu, ia ketat membuntuti Marquez, dan beberapa kali saling salip. Ia pun mendapat peluang emas menyalip Marquez dari jalur dalam tikungan terakhir, dan melintasi garis finis hanya 0,013 detik di depan Marquez.
"Sungguh sulit dipercaya! Ini balapan yang gila bagi saya. Saya melakukan beberapa kesalahan, dan di tikungan pertama, saya sangat nyaris terjatuh. Entah apakah ini karena ban dingin atau apa, tapi saya mampu bangkit," ujar Rins seperti yang dilansir Crash.net usai balap.
"Kami memulai dengan sedikit bermain-main. Marc menutup gas dan saya berkendara satu lap di depannya. Tapi dengan cepat saya membiarkannya menyalip, karena ia lebih cepat dari saya di sektor terakhir, dan saya tak mau menunjukkan kelemahan saya," lanjutnya.
Sempat Salah Hitung Lap

Pebalap Spanyol ini mengaku bisa melihat bahwa dirinya lebih kuat dari Marquez di semua tikungan cepat dan chicane. Meski begitu, Marquez ia akui lebih cepat pada area akselerasi di tiga tikungan lamban sebelum tikungan terakhir. Untungnya, Rins bisa mendekat beberapa meter hingga Marquez tak bisa 'lari' darinya.
Uniknya, Rins sempat melakukan kesalahan besar pada lap kedua sebelum finis. "Saya pikir itu lap terakhir dan saya coba menyalip Marc dari jalur luar. Saat saya lihat ia gas pol usai garis finis, saya bilang, 'Alex, masih kurang satu lap!'" ungkap rider Spanyol ini.
Rins pun mengaku kaget bisa menang, karena Marquez dan Fabio Quartararo adalah dua rider yang dijagokan menang di Silverstone kali ini. "Jujur saja, saya tak mengira bisa menang di sini karena Marc dan Fabio punya potensi lebih besar. Tapi saya sangat nyaman di belakang Marc, berkendara dengan baik, dan lalu saya punya peluang untuk menang di tikungan terakhir," jelasnya.
Lebih Penting Bagi Suzuki
Rins pun mengaku sangat bangga bisa menang dengan cara yang spektakuler, namun lebih bahagia untuk Suzuki. Ini adalah kemenangan ketiga Suzuki di MotoGP sejak kembali pada 2015, dan kemenangan kedua mereka di Silverstone sejak 2016, yang kala itu mereka raih bersama Maverick Vinales.
"Kemenangan ini penting bagi saya, tapi lebih untuk Suzuki. Mereka bekerja sangat keras. Saya begitu dekat di banyak balapan usai Texas, tapi kemenangan kali ini sangat sulit dipercaya. Ini berarti motor kami kompetitif. Kami harus tetap bekerja, mengembangkan motor menuju level maksimal. Saya akan coba mengakhiri musim di peringkat tiga besar," pungkasnya.
Berkat hasil ini, Rins kembali ke peringkat ketiga pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 149 poin, unggul empat poin dari rider Ducati Team, Danilo Petrucci. Dengan gagal finisnya Andrea Dovizioso, Rins juga hanya tertinggal 23 poin dari rider Italia tersebut.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Silverstone, Inggris
- Hasil Balap MotoGP Inggris: Rins Bekuk Marquez Tepat di Garis Finis
- Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Silverstone, Inggris
- Hasil Balap Moto2 Inggris: Fernandez Rebut Kemenangan Kedua
- Jatuh Bareng Quartararo, Dovizioso Dilarikan ke Rumah Sakit
- Klasemen Sementara Moto3 2019 Usai Seri Silverstone, Inggris
- Hasil Balap Moto3 Inggris: Marcos Ramirez Rebut Kemenangan Kedua
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








