Belum Lelah Kejar Marquez, Rossi Sebut Dovi Paling Mengancam
Anindhya Danartikanya | 6 Agustus 2018 12:20
Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku kecewa gagal naik podium dan hanya finis keempat di Brno, Ceko, Minggu (5/8). Meski begitu hasil ini tak segalanya bencana. Ia yakin performanya cukup apik, ditambah fakta ia berhasil memperbesar keunggulan dari dua rider Yamaha lainnya, Maverick Vinales dan Johann Zarco.
Dari posisi kedua, Rossi mampu start yang baik, dan memimpin sebelum tersalip Andrea Dovizioso. Rossi membuntuti selama tujuh lap, dan mengambil alih pimpinan balap pada Lap 14. Sayang, pada tiga lap berikutnya, ia tersalip empat rider sekaligus. Performa terbaik pun ditunjukkan Rossi di tikungan terakhir, di mana ia menyalip Cal Crutchlow dan finis keempat.
Performa saya sangat baik. Usai start, saya kompetitif dan bertahan di depan. Sayang, saat ban belakang kehilangan grip dan mulai selip, akselerasinya kembali buruk, dan saya mulai tertinggal. Usai latihan, kami menemukan masalah ini. Kami tahu Marc Marquez dan dua Ducati lebih kuat dari saya. Saya tak cukup kuat naik podium, ungkapnya kepada Crash.net.
Dovizioso Paling Mengancam

Berkat hasil ini, ditambah fakta bahwa Vinales gagal finis dan Zarco hanya finis ketujuh, Rossi berhasil mempertahankan posisi di peringkat kedua klasemen dengan 132 poin. Di lain sisi, kini justru Dovizioso lah yang mengancam, karena rider Ducati tersebut kini naik ke peringkat ketiga dengan 113 poin.
Hari ini baik, karena saya memperbesar keunggulan atas Maverick dan Johann. Tapi tampaknya masalah yang lebih besar untuk posisi saya di klasemen adalah Dovi dan Jorge Lorenzo. Kami di sini mencoba meraih gelar, jadi kami jelas belum menyerah. Tapi bakal sulit mengejar Marc, ujar The Doctor.
Ingin Ducati Menderita

Rossi pun mengaku berharap Ducati menemukan banyak kesulitan di sisa musim ini agar tak mudah mengejarnya. Meski begitu, Rossi tahu hal ini sulit terwujud, apalagi balapan berikutnya bakal digelar di Red Bull Ring, Austria, di mana para rider Ducati selalu berkuasa.
Saya harap Ducati bakal lebih 'menderita'. Tapi mereka sangat cepat. Dovi berkendara dengan sangat baik, apalagi Jorge. Ia menjalani balapan yang sangat baik. Saya ingin lebih cepat lagi, tapi dalam balapan ini, jika Anda ngotot 100%, Anda malah berpeluang dapat lebih banyak masalah. Jika cuacanya lebih dingin, mungkin bakal lebih mudah, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






