Berdarah Malang, Nyck de Vries Anggap Formula E Jakarta Seri Kandang Sendiri
Anindhya Danartikanya | 3 Juni 2022 12:03
Bola.net - Pembalap Mercedes-EQ Formula E Team, Nyck de Vries, sangat senang bisa menjalani balapan Jakarta E-Prix di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, pada 4 Juni 2022 karena bagai seri kandangnya sendiri. Bagaimana tidak? Ternyata, de Vries yang berasal dari Belanda punya darah Indonesia.
De Vries yang merupakan juara dunia bertahan, ternyata memiliki kakek yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Ia juga mengaku kunjungannya ke Indonesia kali ini bukanlah yang pertama. Namun, tentu momen ini terasa berbeda karena ia akan berkompetisi meraih hasil terbaik.
"Ini bukan pertama kalinya saya di Indonesia dan Jakarta. Mungkin beberapa orang sudah tahu, tapi saya punya gen dari kakek saya. Sebenarnya dia kembali ke Indonesia. Dia dulu ke Belanda waktu perang dan kembali ke Malang," ungkap de Vries seperti yang dilansir Antara pada Kamis (2/6/2022).
Kagum Disambut Meriah
De Vries pun mengaku sangat senang mendapatkan sambutan meriah dari para penggemar balap Tanah Air. Lewat Instagram, ia bahkan menyatakan rasa gembiranya bisa balapan di Jakarta.
"Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya kewalahan dengan sambutan yang sangat baik. Sebenarnya di mana pun kami datang rasanya menyenangkan dan itu benar-benar membuat saya merasa seperti di rumah, dan karena memang saya memiliki genetik itu," ujarnya.
Pembalap berusia 27 tahun ini diketahui mengawali musim dengan beberapa kendala dan tak terlalu kompetitif. Namun, ia berhasil membayarnya dengan memenangi balapan kedua di Seri Berlin, Jerman, bulan lalu. Kini, ia berharap bisa mengulang momentum positif itu di Jakarta.
Suka Layout Trek (JIEC)
"Anda semua sangat bersemangat dan baik, dan penuh antusias terhadap kehadiran kami di sini dan acara kami. Itu benar-benar menyenangkan. Jadi, saya harap kami dapat memenuhi semua ekspektasi. Saya pribadi, saya berharap dapat membuat Anda semua bangga," tutur de Vries.
De Vries, yang juga merupakan pembalap cadangan sekaligus test driver Mercedes AMG Petronas di Formula 1, mengaku menyukai layout trek Jakarta International E-Prix Circuit. Ia menyatakan pertama kali melihatnya saat menjalani pekan balap di Berlin.
"Di Berlin, seorang jurnalis menunjukkan layout sirkuit ini kepada saya untuk pertama kali, dan saya langsung bilang, 'Aku menyukainya'. Kami lihat banyak sirkuit di pusat kota sangat kecil dan sempit. Trek ini secara ukuran tidak lebih besar dalam soal jarak. Namun, bentuk tikungannya tak terlalu sempit seperti beberapa trek Formula E," tuturnya.
Sumber: Antara
Baca Juga:
Nasib Pol Espargaro Tak Jelas Usai Tugas Marc Marquez Diserahkan ke Taka Nakagami
Fabio Quartararo Soal Kontrak Baru: Yamaha Akhirnya Sadar Motornya Lamban
Fabio Quartararo Ngaku Kepikiran Pindah Tim Usai Jeblok di MotoGP Argentina
Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, 3-5 Juni 2022
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Catalunya di Trans7 dan MNC Sports, 3-5 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











