Berpeluang ke MotoE, Smith Target 'Kembali' ke MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 18 September 2018 14:00
- Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Bradley Smith memang telah dipastikan akan menjadi test rider Aprilia Racing untuk MotoGP musim depan. Meski begitu, rider Inggris ini tak mau berlama-lama menjadi test rider, dan punya target untuk kembali semusim penuh pada 2020 nanti.
Smith menjalani debut MotoGP pada 2013 bersama Monster Yamaha Tech 3, sebelum digaet KTM pada awal 2017 lalu. Sayangnya, posisi Smith akan digantikan Johann Zarco pada 2019. Ia pun akhirnya menerima tawaran sebagai test rider Aprilia dan bakal membantu pengembangan RS-GP.
Mengingat Aprilia masih berstatus pabrikan berkonsesi, maka mereka memiliki jatah wildcard sebanyak enam kali dalam satu musim. Smith jelas akan diturunkan dalam semua kesempatan ini, meski belum ditentukan di mana saja ia akan turun lintasan.
Bakal Turun di Qatar
Smith pun mengaku belum mendapatkan program lengkap dari Aprilia, namun dipastikan bakal turun dalam uji coba pramusim di Losail, Qatar pada 23-25 Februari 2019, dan pekan balap di tempat yang sama pada 8-10 Maret 2019.
Saya ingin bertahan di sini pada 2020 nanti. Rencananya adalah bekerja keras selama setahun dan lalu kembali ke grid. Saya tak mau tugas test rider menjadi program jangka panjang. Jika saya bekerja dengan baik, kontrak dengan Aprilia juga akan diperpanjang setahun lagi. Itulah mentalitas saya, ungkapnya kepada Crash.net.
Berpeluang ke MotoE
Sembari menjalankan tugas sebagai test rider Aprilia di MotoGP, Smith juga berpeluang turun di MotoE, kejuaraan balap motor elektrik besutan Dorna Sports, yang mulai musim depan akan menjadi kelas pendukung MotoGP di lima seri Eropa musim depan.
Smith diisukan tengah didekati oleh Sepang International Circuit (SIC) Racing untuk turun di kelas tersebut. Tetapi ia belum bisa memberikan kepastian dan lebih memilih menunggu kalender balap yang telah resmi, agar tak bentrok dengan jadwal wildcard-nya bersama Aprilia di MotoGP.
Ini adalah hal yang masih saya pertimbangkan, dan masih jauh dari keputusan final. Kami harus memastikan jadwal balap tahun depan, karena rider tak bisa menjalani dua balapan sekaligus dalam sehari dan Aprilia adalah prioritas saya. Jika semuanya berjalan baik, maka fantastis. Tapi jika tidak, saya tetap senang bisa tetap bekerja di MotoGP, pungkasnya.
Baca Juga:
- Honda Bakal Buat Masa Adaptasi Lorenzo Sesingkat Mungkin
- Bakal Setim Bareng Lorenzo, Marquez Tak Takut Tantangan Besar
- 'Jorge Lorenzo Bisa Bawa Repsol Honda Keluar dari Zona Nyaman'
- Kontroversi Avintia: Crutchlow-Miller Dituduh 'Depak' Ponsson dari MotoGP
- Xavi Cardelus Jadi Pengganti Romano Fenati di Moto2 Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Berpotensi Tetap Bela Aprilia di MotoGP 2027, Motor Terbaik Setelah Ducati
Otomotif 19 Januari 2026, 10:10
-
Jorge Martin Pede 100% Bugar di Balapan Pertama MotoGP 2026, Ingin Segera Menang Lagi
Otomotif 17 Januari 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












