Bertalenta dan Cepat, Inilah 5 Pasangan Kakak-Adik yang Turun di MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 20 Januari 2021 13:11
Bola.net - Helatan Grand Prix motor dunia 2021 dipastikan akan diikuti oleh 80 pembalap terbaik yang terbagi di kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3. Uniknya, 10 dari mereka punya status sebagai kakak-adik. Beberapa di antaranya bahkan akan turun di kelas balap yang sama.
Musim baru Grand Prix pun dijadwalkan dimulai di Sirkuit Losail, Qatar, pada 26-28 Maret mendatang, dan akan ada banyak rider yang berpindah kelas balap dan juga pindah tim. Para debutan juga akan berdatangan ke kelas-kelas Grand Prix yang ada.
MotoGP misalnya. Valentino Rossi yang sudah bertahun-tahun turun di kelas ini, akhirnya akan disusul oleh sang adik, Luca Marini. Begitu juga Raul Fernandez, yang tahun ini akan melihat sang adik, Adrian Fernandez, yang bakal menjalani debut di Moto3.
Berikut lima pasangan kakak-adik yang bakal turun di ajang Grand Prix 2021.
Marc Marquez dan Alex Marquez

Marc Marquez dijadwalkan akan menjalani musimnya yang kesembilan di kelas para raja, namun saat ini masih dirundung cedera lengan berkepanjangan yang entah kapan pulih benar. Ia diprediksi butuh waktu lima bulan lagi untuk sembuh, namun belum ada kepastian dari tim dokternya.
Di lain sisi, musim ini ia takkan lagi bertandem dengan sang adik, Alex Marquez. Pasalnya, tempat Alex di Repsol Honda akan diambil alih oleh Pol Espargaro, sementara ia sendiri ditransfer ke LCR Honda. Membela tim satelit pun diperkirakan akan mengurangi beban Alex dalam tampil baik seperti kakaknya.
Valentino Rossi dan Luca Marini

Tahun 2021 akan menjadi tahun ke-26 Valentino Rossi berlaga di Grand Prix, dan juga menjadi yang ke-22 di GP500/MotoGP. Musim ini, ia takkan lagi membela Monster Energy Yamaha, melainkan Petronas Yamaha SRT. Ini pertama kalinya ia membela tim satelit sejak Nastro Azzurro Honda di GP500 2001 lalu.
Tahun ini pun akan terasa spesial bagi Rossi. Pasalnya, ia akhirnya disusul sang adik yang 18 tahun lebih muda, Luca Marini, ke MotoGP. Marini yang sukses menjadi runner up di Moto2 2020, akan membela Ducati Corse di bawah naungan Esponsorama Racing yang melebur dengan Sky Racing VR46.
Aleix Espargaro dan Pol Espargaro

Ketimbang Marquez Bersaudara dan Rossi-Marini, Aleix Espargaro dan Pol Espargaro jauh lebih lama menjadi kakak-adik sekaligus rival di MotoGP. Aleix yang sudah turun di MotoGP sepenuhnya sejak 2011 akan tetap membela Aprilia Racing Team Gresini.
Pol pun menyusulnya pada 2014 lalu, usai menjuarai kelas Moto2. Usai malang melintang di Monster Yamaha Tech 3 dan Red Bull KTM Factory Racing, kini Polyccio akan membela Repsol Honda, bertandem dengan Marc Marquez yang sudah jadi rival sengitnya sejak anak-anak.
Brad Binder dan Darryn Binder

Brad Binder dan Darryn Binder boleh jadi tak turun di kelas yang sama, namun dua rider asal Afrika Selatan ini talentanya sangat diakui oleh penghuni paddock MotoGP. Brad yang merupakan juara dunia Moto3 2016 akan menjalani tahun keduanya di kelas para raja bareng Red Bull KTM Factory Racing.
Darryn, yang akrab disapa 'Daz', masih akan turun di Moto3, namun kali ini ia akan membela Petronas Sprinta Racing, tim dengan struktur yang solid menuju MotoGP. Darryn pun berharap bisa naik ke Moto2 pada 2022, hingga bisa segera menyusul sang kakak ke kelas tertinggi.
Raul Fernandez dan Adrian Fernandez

Raul Fernandez memang belum pernah meraih gelar dunia, namun rider muda Spanyol ini menjadi salah satu rider dengan performa paling mencolok di Moto3 2020 dengan enam pole, empat podium, dan dua kemenangan. Hasil ini pun membuat Red Bull KTM Ajo menaikkannya ke Moto2 tahun ini juga.
Uniknya, Raul juga akan menyaksikan adiknya, Adrian Fernandez, menjalani debut di Moto3 musim ini. Adrian yang merupakan bintang FIM Moto3 Junior World Championship, mendadak turun di Grand Prix untuk menggantikan Alonso Lopez di Sterilgarda Max Racing Team, yakni tim balap milik Max Biaggi.
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
Pesan Petronas Yamaha SRT untuk Fabio Quartararo: Belajar Kendalikan Emosimu
Jorge Martin: Usai Kasus Marc Marquez, Dokter MotoGP Pasti Lebih Waspada
Pol Espargaro: Saya Pindah ke Repsol Honda pada Momen Terbaik
Jorge Martin Sempat Galau Jadi Rebutan Banyak Pabrikan MotoGP
Jorge Martin Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo dan Johann Zarco
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







