Bikin Geger MotoGP, Ini Perbedaan Race Direction dan FIM Stewards Panel
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2023 11:20
Bola.net - MotoGP Spanyol di Jerez pada 28-30 April 2023 memang menyajikan dua balapan yang seru. Namun, keputusan-keputusan FIM Stewards Panel yang dipimpin oleh dua kali juara dunia GP500, Freddie Spencer, kembali menuai kontroversi dan protes dari para pembalap. Ada empat penalti yang dinilai tidak perlu dijatuhkan.
Yang pertama, long lap penalty yang dijatuhkan kepada Franco Morbidelli usai rider Yamaha itu melihat celah di Tikungan 2 pada lap pembuka sprint race dan hendak menyalip Alex Marquez. Ketika Marquez hendak menutup ruang, keduanya bersenggolan dan terjatuh. Morbidelli pun dijatuhi long lap penalty yang harus ia jalani di main race.
Yang kedua adalah hukuman mundur satu posisi yang dijatuhkan kepada Pecco Bagnaia dalam main race usai rider Ducati itu menyenggol Jack Miller saat hendak menyalip di Tikungan 6 pada Lap 5. Pada Lap 8, Bagnaia diminta mundur satu posisi karena manuvernya dianggap terlalu ambisius meski Miller tidak terjatuh.
Hukuman ketiga dan keempat adalah dua long lap penalty Fabio Quartararo dalam main race. Pada Lap 1, Quartararo bersenggolan dengan Marco Bezzecchi, yang membuatnya terjatuh dan menyeret Miguel Oliveira. Dianggap FIM Stewards ambisius, 'El Diablo' dijatuhi long lap penalty usai balapan yang diulang.
Para Pembalap Sudah Gerah

Sayang, saat melakoni hukuman itu pada Lap 4, Quartararo keluar dari garis Tikungan 13 (tempat jalur long lap penalty berada). FIM Stewards menganggap hukuman itu dijalankan dengan cara yang tidak sah, dan Quartararo kembali dijatuhi long lap penalty, yang kemudian ia lakoni pada Lap 7.
Para pembalap tak sepakat dengan keempat hukuman ini. Rider Prima Pramac Racing, Jorge Martin, menyatakan bahwa untuk pertama kalinya sejak FIM Stewards dibentuk pada 2016, para pembalap akan bertemu dengan Spencer di Le Mans, Prancis, untuk membicarakan penalti-penalti yang tidak konsisten dan tidak perlu.
Amarah para pembalap ini didukung oleh suara para penggemar MotoGP lewat media sosial. Namun, banyak yang menuduh Race Direction telah bertindak tak adil. Perlu diketahui bahwa Race Direction dan FIM Stewards Panel merupakan dua badan berbeda dalam struktur penyelenggaraan MotoGP. Apa sih bedanya?
Tugas Race Direction MotoGP

Pada awalnya, Race Direction memang bertugas menjatuhkan penalti kepada para rider dan tim yang melanggar regulasi Grand Prix. Namun, FIM selaku federasi olahraga balap motor, mencabut tugas ini dari mereka pada 2016, dan menyerahkannya kepada badan baru, yakni FIM Stewards Panel.
Kini, Race Direction terdiri dari tiga orang, yakni perwakilan FIM atau FIM Safety Officer (Bartolome Alfonso), perwakilan Dorna Sports atau MotoGP Safety Advisor (Loris Capirossi), dan Race Director (Mike Webb untuk MotoGP dan Graham Webber untuk MotoE, Moto3, dan Moto2).
Tugas mereka adalah memastikan pekan balap berjalan aman dan efisien, serta berjalan tepat waktu sesuai dengan regulasi. Mereka juga erat bekerja sama dengan para marshal atau petugas trek yang bertugas mengawasi kondisi lintasan. Jika terdapat bahaya, petugas trek harus melapor kepada Race Direction.
Tugas FIM MotoGP Stewards Panel

FIM Stewards Panel yang dibentuk mulai 2016, juga terdiri dari tiga orang, yakni Steward Chairman yang dinominasikan IRTA (Freddie Spencer), serta dua stewards yang dinominasikan FIM (Andres Somolinos dan Tamara Matko).
Berbeda dengan Race Direction yang tugasnya lebih banyak, FIM Stewards Panel hanya punya satu tugas, yakni menjatuhkan penalti kepada para pembalap atau tim yang melanggar regulasi Grand Prix.
Orang-orang yang dipilih menjadi FIM Stewards harus menganalisis setiap peristiwa yang terjadi dalam balapan, begitu juga perilaku para pembalap di trek. Jika ketahuan melanggar, para pembalap dan tim akan mereka jatuhi penalti.
Nah, itulah perbedaan besar antara Race Direction dan FIM Stewards Panel di MotoGP. Semoga balapan-balapan selanjutnya terhindar dari kontroversi ya, Bolaneters!
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Akurnya Para 'Alien' MotoGP: Valentino Rossi Reuni dengan Dani Pedrosa-Jorge Lorenzo di Jerez
- Jadwal Balapan dan Link Live Streaming Formula 1 GP Miami 2023 di Bein Sports
- Valentino Rossi Soal Franco Morbidelli: Mau Tetap di Yamaha? Saingi Fabio Quartararo!
- Pecco Bagnaia vs Marco Bezzecchi Makin Sengit, Valentino Rossi Doakan Tak Cekcok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








