Bisa Dikejar Rossi, Dovizioso Santai Jelang MotoGP Australia
Anindhya Danartikanya | 22 Oktober 2018 15:30
Bola.net - - Akibat terjatuh dan hanya finis ke-18 di MotoGP Jepang pada Minggu (21/10), Andrea Dovizioso tak hanya gagal menunda selebrasi gelar dunia Marc Marquez, melainkan juga semakin didekati oleh Valentino Rossi dalam perebutan peringkat runner up di klasemen pebalap.
Sebelum menjalani pekan balap di Motegi, Dovizioso unggul 22 poin atas Rossi. Namun keunggulan ini menyempit drastis akibat Dovizioso terjatuh pada Lap 23 dan mengakhiri balapan tanpa poin. Rossi sendiri finis keempat dan membuat Dovizioso kini hanya unggul sembilan poin.
Dengan tiga seri tersisa, Dovizioso pun ogah tersalip oleh Rossi. Rider Italia ini bertekad tampil kompetitif sampai akhir musim, dan mempertahankan tempatnya di peringkat runner up seperti tahun lalu.
Phillip Island Tempat 'Ujian'
Usai tampil di Jepang, Dovizioso dan Ducati Corse pun bertolak ke Australia untuk menjalani balapan di Phillip Island akhir pekan ini. Sirkuit tersebut dikenal kurang bersahabat dengan Ducati, dan Dovizioso ingin membuat 'tradisi' ini berakhir.
"Tahun ini adalah tahun yang aneh bagi Vale. Ia tak tampil kompetitif berarti ia tak pernah ambil risiko besar, tapi ia selalu meraih poin dan semuanya terbayarkan. Saya rasa ia akan tampil kuat di Phillip Island, jadi pekan balap di sana akan jadi 'tes' yang penting bagi kami, mengingat di sana kami kerap kesulitan," ungkapnya kepada GPOne.
Akui Konsistensi Rossi
Melihat performa motor Yamaha yang tak garang, tak pelak lagi membuat Dovizioso merasa heran Rossi tetap ada di peringkat ketiga pada klasemen pebalap. Ia pun yakin ini semua berkat konsistensi Rossi, yang selalu finis dan meraih poin penting di setiap balapan.
"Saya kehilangan banyak poin di sini, saya melakukan kesalahan. Di sisi lain, Vale mampu mengendalikan situasi dan membuat dirinya masuk dalam perebutan tempat kedua, meski saya tahu ia kecewa karena tak bisa lebih kompetitif. Situasi kami sangat berbeda," pungkas Dovizioso.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















