Bisakah Tito Rabat Samai Jorge Lorenzo?
Editor Bolanet | 23 April 2015 14:45
- Pebalap Estrella Galicia 0.0 Marc VDS, Esteve 'Tito' Rabat belakangan ini menjadi pembicaraan hangat di paddock MotoGP setelah meraih hasil buruk di Moto2 Qatar dan Argentina. Hingga saat ini, sang juara bertahan belum juga naik podium.
Rabat gagal finis di Qatar, dan hasilnya membaik di Austin, di mana ia finis di posisi keempat. Grafik prestasi pebalap Spanyol ini kembali menurun setelah melebar di lap pertama Moto2 Argentina dan hanya finis ke-12. Saat ini ia berada di peringkat 11 dengan 17 poin.
Tentu saya sangat kecewa, karena harusnya saya bisa di tiga besar. Saya yakin punya ritme yang baik. Keberuntungan tak berada di pihak kami saat ini, tapi saya yakin masa buruk ini akan berubah. Saya tak sabar menanti Jerez, ujarnya melalui Speedweek.
Hal ini memang sangat disayangkan, karena Rabat digadang-gadang meraih gelar dunia kelas menengah dua tahun beruntun, yakni yang terakhir kali dilakukan oleh pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo di GP250 2006-2007.
Jika Tito bisa tetap kompetitif, maka saya yakin ia bisa menyamai rekor saya. Pertanyaannya adalah, apakah ia bisa mempertahankan hasil baik tahun lalu? Itulah bahaya dari keputusan bertahan di Moto2, tutur Lorenzo. [initial]
(sw/kny)
Rabat gagal finis di Qatar, dan hasilnya membaik di Austin, di mana ia finis di posisi keempat. Grafik prestasi pebalap Spanyol ini kembali menurun setelah melebar di lap pertama Moto2 Argentina dan hanya finis ke-12. Saat ini ia berada di peringkat 11 dengan 17 poin.
Tentu saya sangat kecewa, karena harusnya saya bisa di tiga besar. Saya yakin punya ritme yang baik. Keberuntungan tak berada di pihak kami saat ini, tapi saya yakin masa buruk ini akan berubah. Saya tak sabar menanti Jerez, ujarnya melalui Speedweek.
Hal ini memang sangat disayangkan, karena Rabat digadang-gadang meraih gelar dunia kelas menengah dua tahun beruntun, yakni yang terakhir kali dilakukan oleh pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo di GP250 2006-2007.
Jika Tito bisa tetap kompetitif, maka saya yakin ia bisa menyamai rekor saya. Pertanyaannya adalah, apakah ia bisa mempertahankan hasil baik tahun lalu? Itulah bahaya dari keputusan bertahan di Moto2, tutur Lorenzo. [initial]
Baca Juga:
Jadi Fokus Utama Ducati, Dovizioso Merasa 'Berarti'
Marquez Tak Ingin Hubungannya dengan Rossi Rusak
Hayden: MotoGP Eropa, Pertarungan Sesungguhnya
Kantongi Dua Kemenangan, Rossi Tatap Seri Eropa
Marc Marquez Masih Optimis Pertahankan Gelar
Ducati: Pebalap dan Tim Lebih Penting dari Motor
Marquez: Saya dan Rossi Tak Bermaksud Jelek
Dovizioso: Jangan Remehkan Iannone!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












