Bos Ducati: Rossi dan Melandri Korban DNA Ducati
Editor Bolanet | 30 Januari 2013 18:30
Selama bergabung dengan Ducati pada tahun 2011-2012, Rossi hanya mampu meraih tiga podium tanpa satupun kemenangan. Sejak MotoGP musim ini, ia pun kembali membela Yamaha.
Gobmeier pun yakin bahwa Rossi dan Marco Melandri, rekan setim Casey Stoner pada musim 2008 silam, kesulitan mengendarai Ducati karena karakter motor tersebut berbeda dengan karakter motor Yamaha dan Honda.
Saya dan Ducati yakin Vale merupakan salah satu pebalap terhebat, namun ia juga salah satu korban 'gen' Ducati. Motor mereka tak banyak berubah sejak 2007 hingga 2012. Motornya lebih baik, namun pebalap sensitif seperti Marco dan Vale mengharapkan reaksi tertentu dari motor tersebut. Ketika tidak mendapatkannya, mereka merasa bingung, ujar Gobmeier.
Menurut pria asal Jerman tersebut, cara Rossi dan Melandri berinteraksi dengan Desmosedici tidaklah cocok. Cara berinteraksi mereka tidak cocok. Saya yakin Vale yang terbiasa mengendarai Yamaha, memiliki beberapa masalah karena reaksi motor kami berbeda dengan motor sebelumnya.
Gobmeier pun menambahkan, para pebalap MotoGP lebih mengutamakan naluri ketimbang otak. Jadi, ketika tidak mendapatkan reaksi motor yang sesuai harapan, mereka akan melambat karena harus berpikir dan mencari cara untuk mengendalikan motor tersebut.
Para pebalap belajar berkendara sejak anak-anak. Mereka tidak membalap dengan otak, melainkan naluri. Mereka bertindak refleks, dan jika kita memberi input yang asing, naluri mereka tak akan terbiasa. Ketika harus mencari cara lain, mereka akan melambat karena semua yang mereka lakukan tidak alami, pungkasnya. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Ngaku Sudah Pilih Pembalap untuk Pertamina Enduro VR46 di MotoGP 2027
Otomotif 15 Januari 2026, 13:29
-
Tambah 3 Rider Muda, Ini Daftar 9 Anak Didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy 2026
Otomotif 13 Januari 2026, 17:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Kontra Leeds: Misi Kembali Menjauh di Puncak
Liga Inggris 31 Januari 2026, 16:43
-
Belum Juga Menang di MotoGP, Pedro Acosta Kalem: Yang Penting Konsisten Podium Dulu
Otomotif 31 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 31 Januari 2026, 15:57
-
Barcelona Sepakat Perpanjang Kontrak Fermin Lopez, Masa Depan Lini Tengah Terjaga
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 15:44
-
Link Streaming BRI Super League: Persis Solo vs Persib Bandung, Tayang di Vidio
Liga Inggris 31 Januari 2026, 14:58
-
Link Streaming BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC, Tayang di Vidio
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 13:19
-
Bukan ke Juventus, Jean-Philippe Mateta Pilih Gabung AC Milan?
Liga Italia 31 Januari 2026, 13:11
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Dewa United 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:48
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSIM 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:43
-
Nonton Live Streaming Persis Solo vs Persib di Vidio - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 31 Januari 2026, 12:26
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30







