Bos Red Bull Minta Pebalap F1 Papari Diri dengan Virus Corona
Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2020 08:55
Bola.net - Penasihat Red Bull Motorsport, Helmut Marko, menyatakan bahwa gagasannya dalam meminta para pebalap Formula 1 dalam naungan Red Bull memapari diri dengan virus corona tak diterima dengan baik. Hal ini ia sampaikan kepada ORF.
Saat ini, F1 memang sedang dalam masa 'libur panjang' mengingat awal musim ditunda akibat terus merebaknya pandemi virus corona (Covid-19). Seri perdana nyaris digelar di Australia pada 13-15 Maret, namun akhirnya dibatalkan tepat sebelum sesi latihan pertama digelar.
Pekan lalu, Marko sempat menyatakan kepada RN365 bahwa pebalap Aston Martin Red Bull Racing Honda, Max Verstappen, cemas melihat penyebaran pandemi virus corona (Covid-19), dan Marko menyarankan Verstappen menginfeksi dirinya sendiri dengan virus tersebut agar tubuhnya menjadi imun.
Tak Diterima dengan Baik
Gagasan Marko adalah Verstappen, dan sang tandem, Alexander Albon, serta duet Scuderia AlphaTauri, Daniil Kvyat dan Pierre Gasly, menginfeksi diri mereka sendiri. Meski begitu, seluruh manajemen Red Bull menolak gagasan ini, yang kemudian diabaikan.
"Bisa dikatakan gagasan itu tak diterima dengan baik. Kami punya empat pebalap F1 dan 8-10 pebalap junior, dan ide kami adalah mengadakan pelatihan mental dan fisik dalam masa vakum ini," ujar Marko seperti yang dikutip oleh Crash.net.
Helmut Marko Sempat Rasakan Gejala Covid-19
Di lain sisi, Marko yang saat ini berusia 76 tahun, menyatakan bahwa ia kemungkinan terinfeksi virus corona pada Februari. Namun, mengingat fasilitas tes yang terbatas, ia belum bisa memeriksakan diri ke petugas medis.
"Saya merasakan kedinginan dan gejala-gejalanya mirip dengan infeksi corona. Gejala itu juga sesuatu yang belum pernah saya rasakan secara intens. Saya tak tahu apakah opsi tesnya saat ini sangat terbatas, tapi sekalinya ada kesempatan, saya ingin menjalani tes," ungkapnya.
Red Bull Racing merupakan salah satu tim F1 yang tergabung dalam 'Project Pitlane', yakni proyek yang tengah dijalankan tim-tim F1 asal Inggris dalam memproduksi ventilator demi menyokong pasien dan tenaga medis dalam menghadapi Covid-19.
Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











