Bos Repsol Honda Mendadak Mundur dari MotoGP
Anindhya Danartikanya | 14 November 2017 09:45
Bola.net - - Kabar mengejutkan datang dari Repsol Honda dan Honda Racing Corporation (HRC). Usai sukses meraih Triple Crown, yakni gelar dunia rider, tim dan konstruktor, mereka resmi ditinggalkan oleh sang team principal sekaligus direktur komunikasi dan marketing, Livio Suppo. Hal ini diumumkan HRC pada hari Senin di Valencia, Spanyol.
Usai menjabat sebagai tim manajer Ducati Corse, Suppo bergabung dengan HRC sebagai direktur komunikasi dan marketing pada 2010, dan sukses membawa Casey Stoner ke Repsol Honda pada 2011 dan segera meraih gelar dunia. Sejak 2013, ia pun punya peran ganda sebagai team principal.
Selama bernaung di HRC, Suppo pun merasakan lima gelar dunia lewat Stoner pada 2011, serta Marquez pada tahun 2013, 2014, 2016 dan 2017. Kepergiannya pun dirasa mendadak, hingga belum diketahui apa rencana Suppo selanjutnya. HRC juga belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Suppo tahun depan.
Pernyataan Livio Suppo:
Sungguh sebuah kehormatan besar bisa bekerja di HRC selama delapan tahun belakangan. Ini adalah pengalaman manusiawi dan profesional yang sangat hebat, dan saya akan selalu berterima kasih kepada perusahaan yang telah meminta saya menjadi bagian dari mereka.
Usai 22 tahun berada di dunia balap motor, saya merasa inilah waktunya mencari tantangan-tantangan baru. Saya meninggalkan HRC dengan keyakinan bahwa pada 2018 mereka akan tampil kompetitif, karena Marc dan Dani sangat kuat, dan para engineer selalu mempersiapkan paket yang baik bagi mereka untuk memperebutkan gelar dunia lagi.
Saya tak akan pernah melupakan hari-hari baik yang kami jalani bersama, dan sekali lagi saya berterima kasih kepada semua orang yang ada di tim dan HRC, yang telah berbagi tahun-tahun menyenangkan bersama saya.
Pernyataan Direktur HRC. Tetsuhiro Kuwata:
Usai delapan tahun yang sangat sukses bersama HRC, Livio memutuskan untuk meninggalkan perusahaan kami. Kami sangat berterima kasih kepada Livio atas kontribusi pentingnya pada hasil yang kami capai selama ini.
Kami telah menjalani momen-momen hebat dan menantang bersama-sama, namun energi, komitmen dan gairah yang ia miliki dalam kinerjanya sungguh menakjubkan.
Meski kami bersedih melihatnya pergi, kami mengharapkan yang terbaik baginya di karir masa depannya begitu pula untuk kehidupan pribadinya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















