Bos Tech 3: Sikap Berubah, Johann Zarco Kini Sulit Diatur
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2018 13:15
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal belakangan ini blak-blakan soal penurunan Johann Zarco di lima seri belakangan. Kepada Motor Sport Magazine, Poncharal yakin ada perubahan sikap dan mentalitas pada rider Prancis tersebut, yang memengaruhi performanya di lintasan.
Tahun lalu, Zarco sukses menggebrak MotoGP sebagai debutan, meraih tiga podium, menjadi rider tim satelit terbaik, sampai dijagokan merebut gelar dunia 2018. Meski begitu, hasil Zarco sejak MotoGP Italia merosot dan ia kesulitan masuk lima besar. Poncharal yakin perubahan dalam diri Zarco lah yang jadi penyebab, bukan kurangnya dukungan teknis dari Yamaha.
Seseorang bilang Johann menuduh teknisi suspensinya, tapi ini teknisi yang juga membantunya merebut pole dan podium. Jadi ini omong kosong. Kini ia orang yang berbeda, lebih sulit diatur. Tahun lalu ia tak pernah mengeluhkan motor, meski kami tak punya perangkat yang dimiliki tim pabrikan. Tapi kini ia mulai mengeluh, dan ini menunjukkan kelemahan, ujarnya.
Perubahan Sikap

Poncharal pernah menangani rider-rider dengan nama besar seperti Cal Crutchlow, Pol Espargaro, Bradley Smith dan Ben Spies, yang diakui pernah mengeluhkan kurangnya dukungan teknis dari Yamaha. Zarco diakui Poncharal tak pernah melakukan hal ini tahun lalu, namun mulai berubah tahun ini.
Tahun lalu, ia bilang, 'jangan cemas, yang kupunya sudah cukup untuk menang.' Sejak Mugello (tahun ini), keluhan dimulai, meski situasinya tidak buruk-buruk amat. Di Jerman, ia gagal masuk Q2 dengan margin 0,087 detik, jadi itu kan bukan bencana! ungkap Poncharal.
Anti-klimaks Misi Suci

Poncharal pun meyakini bahwa seri kandang Zarco, MotoGP Prancis pada Mei lalu merupakan awal dari penurunan performa Zarco. Dalam pekan balap itu, ia sukses merebut pole dan sangat percaya diri bisa meraih kemenangan. Nyatanya, ia justru terjatuh di Lap 8 dan gagal finis.
Johann selalu bekerja maksimal, tapi di Le Mans tahun ini ia sangat ingin menang sampai rasa-rasanya seperti misi suci, hingga ia kehilangan strategi biasanya. Ia terjatuh dan saya langsung sadar kecelakaan itu lebih dari sekadar kecelakaan biasa, tutur Poncharal.
Si Ayam Jago Prancis

Pria Prancis ini pun meyakini, fakta bahwa Zarco kesulitan mengalahkan Valentino Rossi dan Maverick Vinales tahun ini membuatnya frustrasi. Tahun lalu, ia rookie, jadi saat hasilnya menurun, tak masalah. Tahun lalu ia mengalahkan tim pabrikan Yamaha, dan kini ia tidak, jadi ini masalah baginya, lanjutnya.
Ia mulai menjadi seperti ayam jago Prancis. Ia jadi kelewat bangga dan kini si ayam jago bangga ini agak kecewa, karena ia masih ingin jadi yang paling jago namun yang lain mulai mengalahkannya. Beberapa seri terakhir tidak berjalan baik, tapi sama dengan tahun lalu, pungkas Poncharal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









