Bos Yamaha: Tanpa Beban di Sisa Musim, Kami Bakal Menyerang
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2019 12:10
Bola.net - Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli menyatakan bahwa pihaknya bakal tampil nothing to lose atau tanpa beban dalam menjalani paruh kedua MotoGP 2019 nanti. Hal ini ia sampaikan kepada MotoGP.com, yakni saat ia memberikan penilaian soal performa keempat ridernya.
Monster Energy Yamaha mengawali musim ini lewat hasil finis kedua yang diraih Valentino Rossi di Argentina dan Austin, serta finis ketiga yang diraih Maverick Vinales di Jerez. Mendekati pertengahan musim, Vinales pun sukses meraih kemenangan di Assen, Belanda, serta finis kedua di Sachsenring, Jerman.
Sayang, Vinales dan Rossi kompak tiga kali gagal finis. Vinales tertabrak rider lain di Argentina; Le Mans, Prancis, dan Catalunya, Spanyol, sementara Rossi juga tertabrak di Catalunya, serta melakukan kesalahan di Mugello, Italia, dan Assen. Meregalli pun mengaku ini bukan prestasi yang ia harapkan.
"Usai sembilan balapan, kami meraih lima podium dan satu kemenangan, yakni bukan hasil kami yang biasanya. Kami juga mendapatkan beberapa ketidakberuntungan. Masing-masing pebalap kami tiga kali gagal finis, hanya dua di antaranya yang murni kesalahan rider kami sendiri," ujarnya.
Review Performa Rossi dan Vinales
Dalam wawancara ini, pria yang akrab disapa 'Maio' itu pun memberikan 'review' performa kedua pebalapnya. Meregalli mengaku sangat menyayangkan kesalahan Rossi di Mugello dan Assen, namun memaklumi beban yang ia pikul karena The Doctor harus start dari posisi 18 dan 14.
"Vale menjalani musim ini dengan awal yang kuat. Ia finis kedua di Argentina dan Austin. Ini hasil yang cukup baik. Tapi ia mengalami tiga kali gagal finis yang cukup buruk, dua di antaranya akibat kesalahannya sendiri, karena start dari belakang bisa mendorong Anda mengambil risiko lebih tinggi," ujarnya.
Di lain sisi, Meregalli senang melihat perkembangan Vinales, yang puncaknya terjadi lewat kemenangan di Assen. "Maverick memulai musim ini dengan cara yang berkebalikan. Ia mendapat beberapa masalah pada awal musim. Tapi sejak Jerez, ia mengalami kemajuan pada performanya," ungkapnya.
Review Performa Quartararo-Morbidelli
Sebagai perwakilan Yamaha, Meregalli juga tak lupa memberikan penilaian kepada duet Petronas Yamaha SRT. Pria asal Italia ini mengaku sangat takjub pada performa Fabio Quartararo, yang langsung menggebrak dan konsisten melaju di depan meski masih rookie. Soal Franco Morbidelli, Meregalli yakin ia akan segera naik podium.
"Fabio menjalani paruh pertama musim ini dengan cara menakjubkan, mengingat ia seorang debutan, timnya juga debutan, tapi ia meraih tiga pole, dua podium beruntun, padahal lengannya bermasalah. Ia bekerja dengan baik. Begitu juga Franky. Kita memang belum melihatnya naik podium, tapi saya rasa ini hanya soal waktu," ungkapnya.
Meski gelar dunia sudah sulit mereka raih, Meregalli melihat situasi dari sisi positif. Ia yakin para ridernya bakal tampil tanpa beban dan tak ragu-ragu melakukan serangan. "Target kami menjalani paruh kedua dengan lebih kuat. Kami sudah tanpa beban, jadi saya rasa kami akan menyerang di setiap pekan balap, sejak FP1 sampai balapan," tutupnya.
Saat ini, Vinales tengah duduk di peringkat kelima pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 85 poin, unggul lima poin dari Rossi di peringkat keenam. Quartararo pun duduk di peringkat kedelapan dengan 67 poin, sementara Morbidelli duduk di peringkat 11 dengan 52 poin.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






