Bukan Lagi Ducati, Marquez Sebut Vinales-Quartararo Rival Utama
Anindhya Danartikanya | 8 Juli 2019 09:50
Bola.net - Berkat kemenangan dalam MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (7/7), Marc Marquez makin kokoh di puncak klasemen pebalap. Mengoleksi 186 poin, ia menuju rehat musim panas dengan margin besar atas duet Ducati yang juga rival terdekatnya. Ia unggul 58 poin atas Andrea Dovizioso dan 65 poin atas Danilo Petrucci.
Meski begitu, Marquez tak lagi menganggap keduanya sebagai rival utama, walau yakin Ducati bisa menyerang kapan saja. Rider Repsol Honda tersebut yakin, kini rival terkuatnya dalam setiap balapan di sisa musim ini adalah pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, dan debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo.
Menurut Marquez, keduanya akan memberi tantangan terbesar pada paruh kedua musim ini, karena terbukti tampil kompetitif selama tiga seri terakhir. Meski gagal finis di Catalunya, Vinales menunjukkan tanpa kebangkitan, terbukti dari kemenangannya di Belanda. Top Gun bahkan mampu finis kedua di Sachsenring.
Quartararo sendiri sukses Merebut pole dan podium di Catalunya dan Belanda. Dalam balapan di Sachsenring, ia kembali start dari barisan terdepan, meski gagal finis akibat terjatuh di Tikungan 3 pada Lap 2. Hasil Vinales dan Quartararo inilah yang membuat Marquez mewaspadai Yamaha.
Bakal Makin Fokus pada Ritme Balap
"Kini saya punya keunggulan poin yang sepadan dua balapan dari Dovi, dan jelas Ducati akan bangkit dan melaju sangat cepat. Tapi saat ini, rider-rider yang harus saya kalahkan adalah dua rider Yamaha, Maverick dan Fabio. Saya rasa mereka bakal jadi yang tercepat pada paruh kedua musim ini," ungkapnya via Crash.net.
Marquez pun kini akan melakukan strategi berbeda dalam menyongsong 10 seri tersisa. Kini ia hanya akan fokus mencari ritme balap terbaik, seperti yang ia lakukan di Sachsenring. Ia juga tak lagi mau mengira-ngira apa yang akan dilakukan pebalap lain.
"Kami harus tetap ngotot dan bekerja keras, fokus pada ritme balap, seperti yang saya lakukan hari ini. Saya lupakan yang lainnya. Tak peduli siapa yang ada di belakang saya, atau siapa yang kecelakaan, atau melakukan kesalahan. Ini adalah soal berkonsentrasi pada ritme saya sendiri," ujarnya.
Senang Sang Adik Juga Berkuasa
Kemenangan di Sachsenring juga diyakini Marquez sebagai hal yang positif dalam menyambut liburan musim panas. Apalagi sang adik, Alex Marquez (Estrella Galicia 0,0 Marc VDS) juga sukses meraih kemenangan di tempat yang sama dalam kelas Moto2, dan juga tengah memimpin klasemen pebalap.
"Rehat musim panas kali ini bakal sangat menyenangkan bagi keluarga saya, karena adik saya juga menang dan kini tengah memimpin klasemen pula. Saya lebih merasa bahagia untuknya ketimbang untuk diri saya sendiri. Bagaimanapun, semuanya berjalan dengan cara yang baik," pungkasnya.
Berkat kemenangan di Sachsenring, Alex Marquez kembali mengambil alih puncak klasemen pebalap dari Thomas Luthi dengan koleksi 136 poin. Marquez Bersaudara pun akan kembali turun lintasan dalam pekan balap di Automotodrom Brno, Ceko, pada 2-4 Agustus mendatang.
Baca Juga:
Klasemen Sementara WorldSBK 2019 usai Seri Donington, Inggris
Hasil Race 2 WorldSBK Inggris: Jonathan Rea Hat-trick di Donington
Klasemen Sementara MotoGP 2019 usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap MotoGP Jerman: Marc Marquez 10 Kali Kuasai Sachsenring
Klasemen Sementara Moto2 2019 usai Seri Sachsenring, Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




