Cal Crutchlow: Bela Honda Itu Impian Saya Sejak Lama
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2020 11:33
Bola.net - Cal Crutchlow dinilai sebagai salah satu pebalap yang punya pengalaman paling berharga di MotoGP, karena ia pernah membela tiga pabrikan besar berbeda, yakni Yamaha, Ducati, dan Honda. Kepada MCN, Crutchlow pun menyebut mereka punya metode kerja yang berbeda.
Crutchlow pindah dari WorldSBK ke MotoGP dengan membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2011-2013, meraih enam podium. Pada 2014, ia pindah ke Ducati Team, meraih satu podium. Meski cukup kompetitif, ia dan Ducati memilih mengakhiri kontrak setahun lebih awal.
Sejak 2015, ia pun pindah ke LCR Honda. Meski membela tim satelit, Crutchlow terikat kontrak langsung dengan Honda Racing Corporation (HRC), yang berarti ia merupakan rider berstatus pabrikan. Ia dapat spek RC213V terbaru dan terlibat langsung dalam pengembangannya.
Perbedaan Ducati dan Yamaha
"Mereka semua bekerja dengan cara yang berbeda. Mereka semua ingin menang, tapi cara melakukannya sungguh berbeda. Anda tak bisa bilang salah satu cara benar dan lainnya salah. Mereka bekerja dengan baik dan mampu menang," ujarnya seperti yang dikutip Speedweek.
Ducati misalnya. Menurut Crutchlow, pabrikan Italia itu sangat fokus pada inovasi teknologi terbaru, terobsesi memiliki mesin yang sangat bertenaga. Di lain sisi, Yamaha justru dikenal dengan motornya yang lincah di tikungan dan bersahabat dengan berbagai gaya balap.
"Ducati punya filosofi memamerkan semua teknologi mereka kepada dunia, dan juga ingin punya motor paling bertenaga. Yamaha sendiri hanya ingin motor yang mudah dikendarai semua pebalap," ungkap pebalap asal Inggris berusia 34 tahun ini.
Bangga Bisa Bela HRC
Crutchlow pun punya penilaian sendiri soal Honda. "Honda lebih manual. Sebagai pebalap, Anda harus mengendarai Honda lebih gerakan aktif dan harus memberikan lebih banyak masukan. Atas alasan inilah Honda bekerja dengan baik," ungkapnya.
"Saya selalu ingin mengendarai motor pabrikan Honda, dan akhirnya mendapat kesempatan itu. Ini membuat saya merasa bangga bisa bekerja dengan HRC dan mengendarai salah satu motor yang selalu saya impikan," pungkas juara WorldSSP 2009 ini.
Selama membela LCR dan Honda di MotoGP, Crutchlow telah mengoleksi 12 podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan, yakni di Ceko dan Australia pada 2016, serta Argentina pada 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











