Cetak Rekor Usai Menangi Catalunya, Fabio Quartararo: Saya Sedang Oke-okenya!
Anindhya Danartikanya | 6 Juni 2022 14:18
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, senang bukan kepalang usai merebut kemenangan dalam MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2022). Bagaimana tidak? Ia sukses mendominasi sejak awal balapan, dan memperlebar keunggulan marginnya di klasemen pembalap.
Start ketiga, Quartararo menyalip Aleix Espargaro di Tikungan 1 dan tak pernah sekalipun dapat ancaman dari para rivalnya sampai finis. Ia pun menang dengan margin 6,473 detik atas Jorge Martin. Ini margin kemenangan terbesar seorang rider dalam balapan kering sejak Marc Marquez menang di MotoGP Australia 2019 (11,413 detik).
Tak hanya itu, ini juga margin kemenangan terbesar seorang rider Yamaha sejak Jorge Lorenzo memenangi MotoGP Prancis 2016 dengan waktu 10,654 detik. Ini juga merupakan kemenangan ke-10 Quartararo di kelas para raja. Lewat GPOne, rider berusia 23 tahun ini justru mengaku tak menyangka bisa tampil sangat dominan.
Sulit Pertahankan Konsentrasi

"Saya tak mengira bisa begitu cepat dan konsisten. Saya punya ritme balap yang baik, namun tidak terlalu cepat. Meski begitu, start sangatlah penting. Strategi saya tadinya tampil ngotot selama lima lap pertama. Namun, ketika melihat saya terus memperbesar keunggulan rasanya fantastis," ujar Quartararo.
Meski begitu, margin yang sangat lebar tak berarti balapan kali ini berjalan mudah bagi Quartararo. Memimpin di depan begitu lama dengan jarak yang jauh dari rider kedua membuatnya sulit mempertahankan konsentrasi. Apalagi, tadinya rider asal Prancis ini mengira balapan akan berjalan sengit dan diwarnai aksi saling salip.
"Kalau berada di depan, sendirian, dan balapannya sangat panjang, Anda bisa berpikir soal hal-hal bodoh. Sebelum start, jujur saja saya mengira bakal ada pertarungan sengit. Namun, begini juga menyenangkan. Tak ada yang bisa menyalip saya di trek lurus! Ini hasil bagus untuk perebutan gelar," ungkapnya.
Lebih Pede Ketimbang 2021

Berkat blunder Espargaro yang melakukan selebrasi satu lap lebih awal dalam balapan ini, Quartararo makin kokoh di puncak klasemen dengan 147 poin, unggul 22 poin atas rider Aprilia Racing tersebut. "Cara merebut gelar adalah menang ketika Anda merasa kuat dan santai saja ketika mengalami kesulitan," tuturnya.
"Finis pertama atau kedua tidaklah mudah, apalagi rival-rival saya kuat. Di Mugello saya tak bisa menang, dan di sini saya kira bakal lebih buruk gara-gara trek lurus. Tapi trek lurus di sini menurun, jadi Yamaha tak terlalu buruk. Yang penting adalah tampil konsisten seperti tahun lalu. Saya merasa sedang dalam kondisi terbaik. Saya bahkan lebih percaya diri ketimbang 2021," pungkasnya.
Quartararo akan kembali turun lintasan dalam tes tengah musim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Senin (6/6/2022), dan kembali berlaga dalam MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni mendatang.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Tak Cuma Rins-Bagnaia: Para Rider MotoGP Kesal Soal Aksi Taka Nakagami di Catalunya
- Pecco Bagnaia Soal Aksi Taka Nakagami: Formula 1 Saja Ganti Stewards, Masa MotoGP Nggak?
- Momen Pilu Aleix Espargaro Bikin Blunder di MotoGP Catalunya, Sampai Ditenangkan CEO Dorna
- Patah Pergelangan, Alex Rins Ingin Taka Nakagami Dihukum dan Stewards Diganti
- Salah Baca Info di Menara Sirkuit, Penyebab Blunder Aleix Espargaro di MotoGP Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





