Charles Leclerc Gagal Finis di Baku, Max Verstappen: Wajar Kecewa, Saya Juga Pernah Kok
Anindhya Danartikanya | 13 Juni 2022 11:50
Bola.net - Pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku senang bisa memenangi Formula 1 GP Azebaijan di Baku City Circuit, Minggu (12/6/2022). Lewat situs resmi kejuaraan, ia pun mengaku prihatin atas gagal finis yang dialami rival beratnya dari Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, akibat kerusakan power unit.
Start dari pole, Leclerc tersalip pembalap Red Bull lainnya, Sergio Perez di Tikungan 1 pada lap pembuka, namun kembali memimpin usai pit stop pada periode Virtual Safety Car (VSC) akibat Carlos Sainz jr yang berhenti pada Lap 9. Verstappen pun naik ke posisi kedua di Lap 15 usai Perez diminta Red Bull tak memberi perlawanan.
Leclerc kemudian secara tak terduga mengalami kerusakan mesin pada Lap 20 dan harus kembali ke garasi. Alhasil, Verstappen memimpin balapan sampai finis. Ini adalah kemenangan kelima Verstappen sepanjang 2022, dan ia senang kegagalannya meraih poin di Bahrain dan Austria terbayar. Kini ia unggul 34 poin atas Leclerc.
Tak Beruntung pada Awal Musim

"Sudah jelas kami tak beruntung pada awal musim, jadi kami tahu harus mengejar. Namun, tampaknya kini kurang lebih diimbangi dengan ketidakberuntungan. Anda harus meraih poin di tiap akhir pekan jika benar-benar ingin merebut gelar. Semua orang tahu itu, semua orang mencobanya, namun tak selalu mudah," ujar Verstappen.
Mengingat ia sempat sial di Bahrain dan Austria, sang juara dunia bertahan ini pun bisa memaklumi kesialan yang menimpa Leclerc. Seperti yang diketahui, ini adalah gagal finis kedua yang dialami pembalap asal Monako tersebut. Sebelum mesinnya rusak di Baku, Leclerc sempat mengalami hal serupa di Spanyol.
"Saya bisa katakan bahwa kesialan memang bisa terjadi. Begitulah balapan. Hal macam ini pernah terjadi pada saya, pernah terjadi pada banyak orang. Sayangnya, kali ini terjadi pada Charles. Jika saya berada di situasi yang sama, saya juga akan kecewa. Saya rasa itu sangat normal," ungkap Verstappen.
Harus Tahu Cara Membalik Keadaan
Di lain sisi, Verstappen tak mau menganggap remeh Leclerc dan Ferrari. Mengingat ia sendiri mampu bangkit dari momen kelam, maka bisa jadi Leclerc melakukannya pada seri-seri selanjutnya. "Ini tergantung cara Anda bangkit dari keterpurukan," ungkap pembalap berusia 24 tahun ini.
"Anda harus cari cara memperbaiki situasi. Itulah yang kami lakukan pada awal musim. Anda belajar dari itu semua. Anda memang tak menyukainya, Anda bisa marah, namun Anda harus membalik keadaan. Anda harus tetap awas, karena hal lain bisa saja terjadi dan Anda harus bisa menghindari masalah," pungkasnya.
Verstappen saat ini ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 150 poin, unggul 21 poin atas Perez di peringkat kedua. Red Bull Racing juga duduk di puncak klasemen konstruktor dengan 279 poin, unggul 80 poin atas Ferrari.
Sumber: Formula 1
Baca Juga:
- Gagal Finis di Baku, Charles Leclerc: Saya Lebih dari Sekadar Frustrasi
- Cedera Punggung, Lewis Hamilton Sebut Baku Balapan Paling Menyakitkan
- Klasemen Sementara WorldSBK 2022 Usai Race 2 Seri Emilia Romagna di Misano
- Hasil Race 2 WorldSBK Emilia Romagna: Alvaro Bautista Menang Lagi
- Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Azerbaijan di Baku
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




