Crew Chief Lorenzo: Marquez Rider Terkuat di Dunia
Anindhya Danartikanya | 2 April 2018 13:00
Bola.net - - Crew chief Jorge Lorenzo di Ducati Corse, Cristian Gabarrini membeberkan kelemahan yang selama ini menghalangi Jorge Lorenzo merebut kemenangan perdananya sejak meninggalkan Yamaha pada akhir 2016 lalu. Kepada Speedweek, Lorenzo masih belum mampu mencari ritme balap yang konsisten.
Padahal, konsistensi ritme adalah keahlian utama Por Fuera selama membela Yamaha. Menurut Gabarrini, hal ini justru tak tampak sejak Lorenzo mengendarai Desmosedici, dan pria asal Italia ini pun yakin Lorenzo harus kerja ekstra keras demi kembali ke performanya yang dulu, apalagi 2018 merupakan tahun keduanya di Ducati.
Kami fokus mempertahankan ritme balap yang baik dalam balapan. Ini sangat penting. Dalam kualifikasi, mencatat waktu yang cepat biasanya mudah bagi Jorge. Tapi sudah jelas bahwa konsistensi dalam balapan sangat kurang, ujar Gabarrini, yang sebelumnya menjadi crew chief Casey Stoner dan Jack Miller ini.
Yang membuatnya tak berpeluang menang adalah kurangnya konsistensi di sepanjang balapan. Motor adalah motor, dan setiap motor punya karakter masing-masing yang mungkin Anda suka atau tidak. Saya sendiri juga harus beradaptasi dengan cara kerja Ducati, tapi bagi saya cukup mudah, lanjutnya.
Gabarrini sendiri pernah bekerja sama dengan Marquez sebagai manajer teknis Honda Racing Corporation (HRC) pada 2013 dan 2014. Jadi, apakah menurutnya Marquez bisa mengendarai Ducati jauh lebih baik ketimbang Lorenzo?
Entahlah. Jelas Marc adalah pembalap yang hebat. Saya rasa ia bisa cepat dengan motor apapun. Entah apakah ia bakal lebih cepat di Ducati ketimbang di Honda. Mustahil untuk mengira-ngira. Tapi saat ini Marc adalah rider terkuat di dunia. Jadi, kenapa tidak? pungkas Gabarrini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










