Crutchlow: Redding Tak Sebanding dengan Marquez
Editor Bolanet | 10 Maret 2016 14:00
Saat turun di Moto2, Redding merupakan musuh besar Marc Marquez dan rivalitas mereka diprediksi berlanjut di MotoGP bersama Honda. Nyatanya, Redding sulit beradaptasi dengan RC213V dan malah jauh lebih cepat saat membela Octo Pramac Yakhnich. Hal ini membuat Crutchlow yakin Redding tak bisa dijadikan patokan selama pramusim.
Masalahnya, referensi kami dan referensi Honda saat ini adalah Scott. Dalam balapan tahun lalu, ia mencatatkan waktu 1 menit 57 detik dan 1 menit 58 detik, dan kini ia mencatatkan 1 menit 55 detik. Bukannya saya meremehkan Scott, tapi ia tidak lebih baik ketimbang Marc. Itulah kenyataannya, walau ia bekerja dan berkendara sangat baik, ujar Crutchlow.
Scott memang sangat cepat, berganti pabrikan memang membuatnya termotivasi dan lebih cepat, tapi itu bukan gambaran besarnya. Ia berkendara dengan baik saat ini, tapi harusnya ada yang bisa ia tunjukkan kepada Honda. Ia tidak menjadi pebalap tercepat hanya dalam satu malam. Ini semua karena ia pindah pabrikan, tambahnya.
Crutchlow sendiri mengaku optimis menghadapi musim ini walau juga mengakui RC213V sangat sulit dikendalikan. Musim ini saya lebih positif. Tapi perjalanan masih jauh. Saya bisa meninggalkan Honda akhir tahun lalu, tapi mereka sangat mendengarkan saya, dan itulah mengapa saya menyukai mereka. Saya tak bodoh, saya tahu saya pebalap tim satelit, tapi mereka bekerja sangat keras saat ini, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







