Jorge Martin Ogah Bidik Gelar Dunia MotoGP 2026, Masih Terngiang Masa Kelam Akibat Cedera

Jorge Martin Ogah Bidik Gelar Dunia MotoGP 2026, Masih Terngiang Masa Kelam Akibat Cedera
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, mengaku bahwa ia belum mau membidik gelar dunia MotoGP 2026. Ia masih merasa dalam proses bangkit dari keterpurukan, sehingga gelar dunia masih jauh dari angan-angannya.

Martin memang sempat absen 14 seri sepanjang 2025 akibat berbagai cedera parah, yang membuatnya sempat terpikir pensiun. Namun, kini ia telah pulih dari semua cederanya, dan memulai musim 2026 dengan baik.

'Martinator' sukses memenangi Sprint di Seri Amerika, serta naik podium di Seri Brasil dan Amerika. Namun, walau performanya terbukti kompetitif, pembalap berusia 28 tahun ini tak mau menargetkan mahkota juara.

Gelar Dunia Belum Jadi Target Realistis

Gelar Dunia Belum Jadi Target Realistis

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

"Saat ini, itu (gelar dunia) hanya mimpi belaka. Jelas kami semua di sini untuk menang. Saya di sini karena ingin menang. Namun, mengingat dari mana saya berasal dan setelah apa yang telah saya lalui... Memikirkan gelar dunia agak terlalu dini," ujarnya via Marca, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Martin, gelar dunia baru akan realistis dipikirkan jika ia memang ada di papan atas klasemen pembalap jelang akhir musim. Namun, saat ini, ia hanya ingin mencari hasil baik secara bertahap.

"Kita akan lihat apakah kami punya kesempatan ketika tersisa dua atau tiga balapan. Kami akan berjuang habis-habisan. Saat ini, saya ingin menjalani hari demi hari dan melihat ke mana kami akan sampai," lanjutnya.

Nikmati Momen Tanpa Pusingkan Masa Depan

Juara Moto3 2018 dan MotoGP 2024 ini mengaku kini memiliki pendekatan berbeda dalam menghadapi musim kompetisi. Usai masa-masa kelam, Martin ingin menikmati momen sekarang tanpa memusingkan masa depan.

"Saya pernah menjadi juara dunia, saya telah melewati banyak masa sulit, dan saya tidak bisa memikirkan dua pekan ke depan. Saya hanya bisa memikirkan antara sekarang dan Jerez, untuk melihat apa yang terjadi," tuturnya.

"Saya beralih dari podium dengan sampanye, merayakan gelar dunia, hingga berada di rumah sakit selama tiga bulan. Saya tak ingin memikirkan apa yang mungkin terjadi dalam beberapa bulan ke depan," pungkas Martin.

Sumber: Marca