Curhatan Michele Pirro: Sempat Jengkel Diminta Jadi Test Rider Ducati di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 20 Februari 2022 22:20
Bola.net - Menjabat sebagai test rider, Michele Pirro, telah memberikan kontribusi besar kepada Ducati Corse di MotoGP. Menyambut tahunnya yang kesepuluh dalam memegang jabatan ini, Pirro pun curhat kepada GPOne, Jumat (18/2/2022), bahwa ia ternyata pernah bersitegang dengan sang general manager, Gigi Dall'Igna.
Pirro menjabat sebagai test rider Ducati sejak akhir 2012, usai mengakhiri kerja sama dengan San Carlo Honda Gresini di kelas para raja. Ia pun efektif bekerja sebagai test rider pada 2013, saat Ducati Corse masih dipimpin oleh Benhard Gobmeier. Posisi Gobmeier kemudian diambil alih Dall'Igna pada akhir musim.
Sejak itu, kerja sama Pirro dan Dall'Igna pun terbukti ideal. Dall'Igna memercayai Pirro untuk mengeksploitasi potensi optimal Desmosedici rancangannya, dan kerja keras Pirro punya andil besar dalam kebangkitan Ducati dari keterpurukan. Uniknya, Pirro awalnya tak sreg dengan jabatan ini karena ingin fokus balapan.
Awalnya Benci Gigi Dall'Igna

"Bisa dikatakan awalnya saya membenci Gigi. Pasalnya, tadinya ada perbedaan antara kami. Pada dasarnya, saya ingin balapan, sementara ia ingin saya jadi test rider. Saya juga sempat menemui (Francesco) Guidotti, memintanya merayu Gigi untuk membiarkan saya balapan. Namun, Gigi bilang, 'Michele tak boleh disentuh'," kisah Pirro.
Juara dunia Ducati satu-satunya, Casey Stoner, juga menjabat sebagai test rider Ducati pada awal 2016, dan Pirro sempat ingin mundur karena ingin kembali balapan. Nyatanya, ia justru tetap dijadikan test rider utama, karena Stoner hanya diturunkan dalam beberapa uji coba. Meski kesal, lama-lama Pirro luluh juga pada visi Dall'Igna.
"Saat Casey datang, saya pikir itu saat yang tepat untuk kembali balapan. Nyatanya nihil," ujar Pirro sembari tertawa. "Gigi melihat jauh ke masa depan dan memang keputusan tepat meminta saya menjajal motornya. Gigi mengerahkan banyak hal demi Ducati dan hasilnya terlihat. Kami belum meraih gelar dunia pembalap lagi, namun kami ada di jalan yang tepat."
Akankah Gantikan Davide Tardozzi?
Saking eratnya hubungan antara Pirro dan Ducati, rider berusia 35 tahun itu diprediksi akan jadi manajer tim pabrikan pada masa mendatang, menggantikan Davide Tardozzi. Sebagai catatan, Tardozzi yang juga eks Manajer Tim Ducati WorldSBK dan memimpin Ducati Lenovo Team sejak 2014, tahun ini menginjak usia 63.
"Saya tak mau mimpi jadi 'The Next Davide Tardozzi'! Apakah Anda lihat rambut putih Davide? Ia sosok fundamental bagi Ducati, dan saya harap ia bertahan dengan kami selama mungkin. Pasalnya, kami sangat menyayanginya. Saya sendiri akan mencoba menjadi test rider terbaik selama saya bisa tampil kompetitif," tutupnya.
Jika Pirro benar-benar menjadi manajer tim pabrikan Ducati pada masa mendatang, ia pun akan mengikuti jejak Vittoriano Guareschi. Guareschi tadinya juga merupakan salah satu test rider Ducati di MotoGP pada 2002-2008, dan kemudian menjabat sebagai manajer tim pabrikan Ducati pada 2009-2013.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Bukti Setia Valentino Rossi: Yamaha VR46 Master Camp Meluncur, Siap Debut di Moto2
- Adik Valentino Rossi Sebut Tikungan 6 dan 7 Mandalika Terbaik di Dunia, Tapi...
- Sirkuit Mandalika Tekad Percepat Pengaspalan Ulang demi Fokus Sambut MotoGP
- 'Kalau Honda Tak Kompetitif, Nggak Ada Gunanya Terus-terusan Ikut MotoGP'
- Langsung Gaspol di Moto2, Pedro Acosta Merendah Soal Kans Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






