Dani Pedrosa Menyesal Selalu Tolak Ajakan Gabung Yamaha
Anindhya Danartikanya | 19 Juni 2020 14:35
Bola.net - Dani Pedrosa mengaku menyesal karena batal membela Yamaha dan belum pernah mengendarai motor YZR-M1 di MotoGP. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan eks pebalap GP250, Sebastian Porto, seperti yang dikutip Paddock GP, Kamis (18/6/2020).
Sepanjang 18 tahun karier balapnya, Pedrosa diketahui sangat setia pada Honda, dan 13 tahun di antaranya ia habiskan di Repsol Honda. Meski begitu, Pedrosa diketahui berkali-kali mendapatkan tawaran dari Yamaha untuk bergabung, namun akhirnya ia memilih bertahan di Honda.
Pedrosa bahkan sempat jadi kandidat kuat pengganti Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha pada 2017, dan ia juga sempat diminta membela Petronas Yamaha SRT pada 2019, namun akhirnya memilih pensiun dan fokus menjadi test rider KTM sampai saat ini.
Ingin Tahu Rasanya Naik YZR-M1
Pedrosa tak memungkiri, sebelum kebangkitan performa Ducati dan kehadiran Suzuki dan KTM, hanya Honda dan Yamaha yang terkuat di MotoGP. Rivalitas sengit antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bahkan mendorong Yamaha makin berkuasa dan bikin Honda tak berkutik.
"Kala itu, ada dua pabrikan yang sangat kuat: Honda dan Yamaha. Sementara sekarang, Suzuki, Ducati, dan KTM sudah berkembang. Saya jadi ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai Yamaha," ungkap juara dunia GP125 2003 dan GP250 2004-2005 ini.
Rider Honda Minta Motornya Dibikin Mirip Yamaha
Honda bahkan sempat empat tahun paceklik gelar sejak Nicky Hayden pada 2006, yang kemudian diakhiri Casey Stoner pada 2011. Pedrosa menyatakan pada masa-masa gersang itu, para rider Honda mendorong para insinyurnya untuk mengubah RCV menjadi mirip M1.
"Dulu, rival saya adalah Vale dan Jorge. Dalam beberapa kesempatan, saat Honda bertanya apa yang harus diubah pada motor kami, para rider selalu mengeluh dan berkata, 'Yamaha melakukan ini dan itu'. Saya sangat penasaran, ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai motor itu," tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Sulit Percaya Ambil Alih 'Kantor' Valentino Rossi
- 'Rasanya Sulit Bayangkan MotoGP Tanpa Valentino Rossi'
- Pekerja Keras dan Berkarisma, Jorge Martin Pede Cocok di MotoGP
- Jorge Martin Akui 90% Pasti ke MotoGP 2021, Bisa Bela Pramac
- 'Marc Marquez Tak Usir Casey Stoner, Justru Senang Jika Setim'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











